Kreatif dan Inspiratif! Guru MAN 1 Bantul Hadiri Pameran Media Pembelajaran Ekomedia Karya Mahasiswa Sosiologi UNY

Yogyakarta (MAN 1 Bantul) — Guru Sosiologi MAN 1 Bantul menghadiri Media Expo #4 Sociology Reimagined: “Cara Jogja Mengajarkan Sosiologi”, sebuah pameran media pembelajaran yang menampilkan berbagai karya kreatif mahasiswa Pendidikan Sosiologi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) (29/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan kreativitas dan inovasi dalam mengembangkan media pembelajaran Sosiologi yang menarik, kontekstual, dan dekat dengan kehidupan peserta didik. Berbagai media yang dipamerkan tidak hanya mengandalkan teknologi digital, tetapi juga memanfaatkan bahan-bahan sederhana dan barang bekas melalui konsep ekomedia.

Media pembelajaran berbasis ekomedia menjadi salah satu hal yang menarik perhatian. Barang-barang bekas yang selama ini dianggap tidak memiliki nilai guna diolah menjadi media pembelajaran yang kreatif, edukatif, dan memiliki nilai estetika. Beragam karya tersebut menunjukkan bahwa keterbatasan bahan dan biaya bukan menjadi penghalang untuk menciptakan pembelajaran yang menarik.

Guru Sosiologi MAN 1 Bantul mengapresiasi kreativitas mahasiswa Pendidikan Sosiologi UNY dalam menghadirkan media pembelajaran yang inovatif. Menurutnya, karya-karya tersebut memberikan inspirasi bahwa pembelajaran Sosiologi dapat dikemas dengan cara yang menyenangkan sekaligus mendorong peserta didik untuk berpikir kreatif dan peduli terhadap lingkungan.

“Media yang dibuat sangat kreatif dan menginspirasi. Pemanfaatan barang bekas menjadi media pembelajaran menunjukkan bahwa pembelajaran tidak harus selalu menggunakan bahan yang mahal. Justru dari barang sederhana dapat lahir media yang menarik dan bermakna,” ungkapnya.

Konsep ekomedia juga memiliki keterkaitan dengan nilai-nilai pembelajaran Sosiologi, khususnya dalam mengajak peserta didik melihat berbagai persoalan sosial dan lingkungan di sekitarnya. Dengan mengolah barang bekas menjadi media pembelajaran, peserta didik dapat belajar mengenai kreativitas, pemanfaatan sumber daya, kepedulian lingkungan, serta pentingnya melihat persoalan sosial dari berbagai sudut pandang.

Kehadiran guru MAN 1 Bantul dalam Media Expo ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperoleh inspirasi dan ide baru dalam pengembangan media pembelajaran Sosiologi di madrasah. Kreativitas mahasiswa Pendidikan Sosiologi UNY menunjukkan bahwa pembelajaran Sosiologi dapat terus “direimajinasikan” melalui media yang kontekstual, kreatif, sederhana, dan dekat dengan kehidupan peserta didik.

Media Expo #4 menjadi bukti bahwa inovasi pembelajaran dapat lahir dari berbagai sumber, termasuk dari barang-barang yang sederhana dan sering kali terabaikan. Dari barang bekas menjadi media pembelajaran, dari kreativitas menjadi inspirasi pembelajaran Sosiologi yang lebih bermakna.