Dari Ledok Sambi untuk Madrasah, Capacity Building Bekali Pengurus OSIM MAN 1 Bantul dengan Pengalaman Berharga

BANTUL (MAN 1 Bantul) – Pengalaman berorganisasi menjadi salah satu ruang belajar bagi murid untuk mengembangkan potensi diri, membangun karakter, dan melatih tanggung jawab. Hal tersebut menjadi semangat dalam kegiatan Capacity Building pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MAN 1 Bantul di Ledok Sambi pada Jumat (18/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari ini dirancang sebagai bagian dari pengembangan kapasitas pengurus OSIM. Selain mendapatkan pengalaman melalui aktivitas luar ruang, para pengurus diharapkan dapat mengambil pelajaran mengenai pentingnya koordinasi, komunikasi, dan komitmen dalam menjalankan sebuah organisasi.

Agenda kegiatan diawali dengan perjalanan menuju Ledoksambi dan sambutan Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I. Selanjutnya, para pengurus mengikuti outbound sesi pertama hingga pukul 11.00 WIB. Setelah istirahat, salat, dan makan siang, kegiatan dilanjutkan kembali pada pukul 13.00–14.00 WIB sebelum rombongan bertolak menuju madrasah.

Pengembangan kapasitas organisasi tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan di luar madrasah. Hal yang tidak kalah penting adalah bagaimana pengalaman tersebut dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Pengurus OSIM perlu mampu menyusun rencana kegiatan, membangun koordinasi, membagi tanggung jawab, serta menjaga komunikasi agar setiap program dapat berjalan secara terarah.

Dalam menjalankan organisasi, setiap pengurus memiliki peran yang saling berkaitan. Kemampuan bekerja secara terstruktur, menyelesaikan tugas sesuai tanggung jawab, dan menjaga komitmen menjadi bekal penting untuk mendukung keberlangsungan program OSIM. Karena itu, pengalaman selama capacity building diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran untuk memperkuat kinerja organisasi.

OSIM juga memiliki ruang strategis sebagai wadah bagi murid untuk menyampaikan gagasan, mengembangkan kreativitas, dan berpartisipasi dalam kegiatan madrasah. Organisasi yang aktif membutuhkan pengurus yang tidak hanya memiliki ide, tetapi juga mampu bekerja sama dalam mewujudkan ide tersebut menjadi kegiatan yang nyata dan bermanfaat.

Melalui kegiatan ini, MAN 1 Bantul mendorong pengurus OSIM untuk terus mengembangkan potensi kepemimpinan dan meningkatkan kualitas kontribusi mereka. Pengalaman di Ledoksambi diharapkan dapat memperkuat motivasi untuk menjalankan program kerja dengan lebih bertanggung jawab serta mengutamakan kepentingan bersama.

Semangat tersebut selaras dengan nilai CADAS BERKELAS, yaitu Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan dalam membangun murid yang tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan kemampuan berorganisasi.

Melalui capacity building, pengurus OSIM MAN 1 Bantul diharapkan mampu menjadikan pengalaman kebersamaan sebagai bekal untuk menghadirkan program-program yang kreatif, positif, dan bermanfaat. Dari Ledoksambi, semangat belajar dan berkolaborasi diharapkan terus tumbuh untuk mendukung kemajuan organisasi serta kehidupan madrasah. (ad)