Bantul (MAN 1 Bantul) – Kepala Perpustakaan Darul Ilmi MAN 1 Bantul, Siti Maryam, S.Pd., bersama siswa kelas X E 4, Azelia Nur Fatma, mengunjungi Bazar Buku dan Pameran Arsip 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Jogja Book Fair X Pameran Arsip 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kunjungan dilaksanakan pada Selasa (1/9/2026), pukul 07.45 hingga 10.00 WIB, bertempat di Panggung Utama dan Halaman Gedung Grhatama Pustaka DPAD DIY, Jalan Janti, Banguntapan, Bantul.
Selain menghadiri Talkshow Literasi Negeriku: “Literasi Membangun Bangsa dan Membela Negara”, Maryam dan Azelia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengeksplorasi berbagai stan buku serta stan pameran arsip bersejarah. Keikutsertaan MAN 1 Bantul dalam agenda ini memberikan berbagai keunggulan, di antaranya sertifikat keikutsertaan, akses gratis layanan digital e-library Literasi Negeriku, serta kesempatan memperoleh hibah buku digital (e-book).
Siti Maryam menyampaikan bahwa kunjungan ke bazar buku dan pameran arsip ini memberikan referensi baru dalam pengembangan koleksi serta penataan arsip perpustakaan madrasah.
“Melalui Bazar Buku dan Pameran Arsip ini, kami dapat melihat langsung berbagai pustaka berkualitas serta tata kelola arsip sejarah yang sangat edukatif. Pengalaman ini sangat penting untuk memperkaya literasi sejarah sekaligus memperbarui koleksi perpustakaan di MAN 1 Bantul,” ujar Maryam.
Kepala MAN 1 Bantul, Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi atas antusiasme perwakilan madrasah dalam menyerap ilmu dari pameran literasi dan kearsipan tingkat provinsi tersebut.
“Kegiatan penjelajahan literasi dan sejarah melalui bazar buku serta pameran arsip ini selaras dengan visi MAN 1 Bantul Cadas Berkelas. Kami ingin mendorong civitas akademika agar tidak hanya gemar membaca, tetapi juga memiliki kesadaran sejarah dan budaya literasi yang unggul,” ungkap Mafrudah.
Azelia Nur Fatma turut membagikan pengalamannya saat mengamati koleksi arsip dan stan pameran buku di lokasi acara.
“Saya sangat senang bisa melihat langsung berbagai arsip bersejarah dan koleksi buku yang dipamerkan. Kegiatan ini menambah wawasan saya tentang sejarah serta menginspirasi saya untuk lebih rajin membaca,” tutur Azelia.
(mry)

