Bantul (MAN 1 Bantul) – MAN 1 Bantul menerjunkan 8 tim riset unggulan untuk berkompetisi dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 Jenjang MA/SMA Tingkat Kabupaten Bantul Bidang Riset. Kepastian keikutsertaan delapan tim peneliti muda madrasah ini dirilis secara resmi pada Senin (7/9/2026). Para peneliti muda ini diterjunkan untuk menguji hasil inovasi dan karya ilmiah di tingkat daerah hingga nasional.
Delapan tim riset tersebut melibatkan puluhan siswa pilihan, di antaranya Tim 1 (Hana Pertiwi Putri, Rachmawati Fadzila, Safira Azka Lathifah), Tim 2 (Muhammad Rava Aljashar, Faiz Ramadhan Listya Putra), Tim 3 (Najwa Ramadhani, Hendari Yuliana Nadiva, Latifah Mufidah), Tim 4 (Kayla Aldawiah, Alya Raihana Ilyasir, Bintang Alya Mukhbita), Tim 5 (Arkay Bintang Pamungkas, Septiana Nabilah, Arka Alkhalivah), Tim 6 (Luthfi Nur Fauziyyah, Syifa Syarifah, Mafatihul Mukarromah), Tim 7 (Muhammad Syafa Najif, Bintang Verdika Arundaya, Kenzie Rizqi Muazam), serta Tim 8 (Ardelia Ariswandari, Salsabila Wynne Hasna, Syifa Khoirunnisa Maharani).
Kepala MAN 1 Bantul, Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., mengapresiasi budaya meneliti yang tumbuh pesat di lingkungan madrasah keterampilan ini.
“Kehadiran 8 tim riset di ajang OMI 2026 menjadi bukti nyata bahwa kultur penelitian di MAN 1 Bantul Cadas Berkelas berjalan sangat baik. Kami terus mendorong siswa agar memiliki daya kritis dan solutif terhadap permasalahan masyarakat,” ungkap Mafrudah.
Kepala TU MAN 1 Bantul, Martiningsih, S.Pd.I., menyatakan kesiapan lembaga dalam menopang kebutuhan riset siswa.
“Layanan laboratorium dan pembiayaan riset siswa selalu menjadi prioritas kami guna melahirkan peneliti-peneliti muda yang berprestasi di tingkat nasional,” kata Martiningsih.
Perwakilan anggota Tim 1 Riset, Hana Pertiwi Putri, menyatakan optimismenya dalam menghadapi penilaian OMI Riset.
“Tim kami telah bekerja keras menyusun karya ilmiah terbaik. Kami berharap penelitian ini dapat memberi manfaat luas dan membawa nama harum MAN 1 Bantul,” kata Hana.
(mry)

