Jelajah Pacitan 2026, Guru Fisika MAN 1 Bantul Perkuat Silaturahmi dan Tadabur Alam

Bantul (MAN 1 Bantul) — Dua guru Fisika MAN 1 Bantul, Tri Darmanto, S.Pd., M.Si. dan Lina Mutiasih, S.Pd., M.Pd., mengikuti kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Fisika Madrasah Aliyah (MA) se-Daerah Istimewa Yogyakarta pada Kamis, 17 September 2026. Kegiatan bertajuk “Fisika Jelajah Pacitan 2026: Eksplorasi Edukatif dan Silaturahmi MGMP Fisika MA DIY” ini menjadi ajang mempererat persaudaraan sekaligus menambah wawasan melalui kegiatan edukatif di alam terbuka.
Berdasarkan undangan kegiatan, seluruh peserta berkumpul di MAN 3 Sleman sebelum memulai perjalanan menuju Pacitan, Jawa Timur, pada pukul 07.30 WIB. Rangkaian kegiatan berlangsung hingga malam hari, dengan rombongan kembali ke Yogyakarta sekitar pukul 22.00 WIB.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mengunjungi Museum dan Galeri Seni SBY-Ani sebagai destinasi pertama. Kunjungan ini memberikan kesempatan kepada para guru untuk mengenal lebih dekat perjalanan kehidupan keluarga Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-6 Republik Indonesia, beserta berbagai dokumentasi sejarah dan karya seni yang ditampilkan.
Perjalanan dilanjutkan dengan menjelajahi kawasan Sungai Maron yang terkenal dengan keindahan alamnya. Para peserta menikmati suasana sungai yang asri dengan pepohonan hijau di sepanjang aliran air. Destinasi terakhir adalah Sungai Cokel, yang turut memberikan pengalaman berkesan melalui panorama alam yang menyejukkan.
Kegiatan Fisika Jelajah Pacitan 2026 tidak hanya menjadi sarana rekreasi, tetapi juga kesempatan untuk melakukan tadabur alam. Para guru merasakan suasana yang menyegarkan setelah menjalani rutinitas pembelajaran di madrasah. Keindahan alam Pacitan mengajak peserta untuk semakin bersyukur atas kebesaran Allah Swt. serta meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Bagi guru Fisika, kegiatan ini juga memiliki nilai edukatif. Fenomena alam, aliran sungai, ekosistem, serta interaksi manusia dengan lingkungan dapat menjadi sumber inspirasi untuk menghubungkan konsep-konsep Fisika dengan kehidupan sehari-hari. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkaya wawasan dan menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual, menarik, dan bermakna bagi peserta didik.
Kepala MAN 1 Bantul, Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyambut baik keikutsertaan kedua guru tersebut dalam kegiatan MGMP Fisika MA DIY.
Beliau menyampaikan bahwa kegiatan MGMP merupakan salah satu wadah penting bagi guru untuk mengembangkan kompetensi profesional sekaligus mempererat silaturahmi dengan sesama pendidik. Menurutnya, kegiatan pembelajaran dan pengembangan diri tidak harus selalu berlangsung di dalam kelas, tetapi juga dapat dilakukan melalui eksplorasi lingkungan dan pengalaman langsung.
“Melalui kegiatan seperti Jelajah Pacitan 2026, para guru tidak hanya mempererat silaturahmi dan berbagi pengalaman, tetapi juga memperoleh inspirasi baru untuk mengembangkan pembelajaran yang kreatif, kontekstual, dan menyenangkan. Saya berharap pengalaman ini dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pembelajaran Fisika di MAN 1 Bantul,” ungkap Hj. Mafrudah.
Beliau juga berharap agar para guru senantiasa menjaga semangat belajar, memperluas wawasan, dan menjadikan setiap pengalaman sebagai sumber inspirasi dalam menjalankan tugas pendidikan. Nilai kebersamaan, rasa syukur, dan kepedulian terhadap lingkungan yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan madrasah.
Keikutsertaan Tri Darmanto dan Lina Mutiasih dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya MAN 1 Bantul dalam mendukung pengembangan profesionalisme guru melalui kegiatan kolaboratif dan edukatif. Dengan semangat kebersamaan dan tadabur alam, kegiatan MGMP Fisika MA DIY diharapkan semakin memperkuat jejaring antarguru serta mendorong lahirnya pembelajaran Fisika yang inovatif, inspiratif, dan bermakna bagi peserta didik.(LM)