Bantul (MAN 1 Bantul) — Guru MAN 1 Bantul, Ibu Winda dan Ibu Novia, menyosialisasikan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) untuk kegiatan outing class murid kelas X di masjid madrasah pada Rabu (14/10/2026), setelah pelaksanaan salat duha. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada murid mengenai tugas pengisian LKPD yang akan menjadi bagian dari kegiatan kunjungan edukatif ke masjid di Solo dan Museum Sangiran. Dalam kegiatan tersebut, murid mendapatkan penjelasan mengenai petunjuk pengerjaan, hal-hal yang perlu diamati, serta informasi yang harus dicatat selama kunjungan berlangsung. Melalui persiapan ini, murid diharapkan dapat mengikuti kegiatan outing class secara lebih terarah, aktif menggali informasi, dan mampu menghubungkan pengalaman belajar di luar kelas dengan materi pembelajaran di madrasah.
Kepala MAN 1 Bantul, Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., mengapresiasi persiapan yang dilakukan guru dalam mendukung kelancaran kegiatan outing class melalui sosialisasi LKPD. “Saya berharap seluruh murid kelas X dapat memahami petunjuk pengisian LKPD dan melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh selama kegiatan outing class. Kunjungan ke masjid di Solo dan Museum Sangiran merupakan kesempatan berharga untuk memperoleh pengetahuan melalui pengamatan secara langsung. Murid hendaknya tidak hanya mengikuti kegiatan, tetapi juga aktif bertanya, mencatat informasi penting, bekerja sama, dan menyelesaikan tugas dengan penuh tanggung jawab. Dengan demikian, kegiatan di luar madrasah dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna sekaligus melatih kemandirian dan kedisiplinan,” tuturnya. Ia juga menegaskan bahwa persiapan yang baik melalui arahan guru dan pemahaman tugas akan membantu murid memperoleh manfaat optimal dari kegiatan pembelajaran tersebut.
Sosialisasi LKPD outing class ini selaras dengan tagline MAN 1 Bantul, “Cadas Berkelas: Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, Anti Diskriminasi”. Nilai cerdas dan smart diwujudkan melalui kegiatan mengamati, mengumpulkan informasi, serta mengolah hasil pengamatan menjadi pengetahuan, sedangkan nilai agamis diperkuat melalui kunjungan ke tempat ibadah dan pembiasaan sikap religius. Nilai adaptif dan berkarakter ditumbuhkan melalui kesiapan mengikuti pembelajaran di lingkungan baru, kedisiplinan, serta tanggung jawab dalam menyelesaikan LKPD. Semangat demokratis dan anti diskriminasi tercermin dalam kerja sama serta sikap saling menghargai selama kegiatan, sementara nilai cinta lingkungan diwujudkan melalui kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian tempat yang dikunjungi. Melalui kegiatan ini, MAN 1 Bantul terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang terencana, aktif, dan kontekstual guna membentuk murid yang berwawasan luas, mandiri, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan masa depan. (mln)

