Jaga Kalamullah dengan Prestasi, Hanan Nadhif Furrachman Raih Juara 1 MHQ Putra PKM Bantul 2026

BANTUL — Prestasi membanggakan di bidang Al-Qur’an diraih Hanan Nadhif Furrachman, murid kelas XII FL2 MAN 1 Bantul. Ia berhasil meraih Juara 1 cabang Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) Putra dalam Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) Tingkat Kabupaten Bantul Tahun 2026 yang diselenggarakan di MAN 2 Bantul pada 29–30 Oktober 2026.

Keberhasilan Hanan menjadi kebanggaan tersendiri karena MHQ bukan sekadar perlombaan menghafal ayat-ayat Al-Qur’an. Cabang ini menuntut ketepatan hafalan, kelancaran membaca, ketelitian dalam menyambung ayat, serta kemampuan menjaga konsentrasi di hadapan dewan juri. Persiapan yang baik dan kesungguhan dalam murajaah menjadi bagian penting untuk menghadapi kompetisi semacam ini.

Bagi madrasah, prestasi di bidang Al-Qur’an memiliki makna yang lebih luas daripada pencapaian berupa gelar juara. Hafalan yang dijaga dengan baik perlu disertai pemahaman terhadap pesan-pesan Al-Qur’an dan kesediaan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, prestasi keagamaan dapat menjadi bagian dari proses membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, dan bertanggung jawab.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas pencapaian Hanan. Prestasi tersebut diharapkan memperkuat budaya Qur’ani di lingkungan madrasah dan mendorong semakin banyak murid untuk mencintai Al-Qur’an.

“Prestasi di bidang Al-Qur’an merupakan kebanggaan bagi madrasah. Kami berharap murid tidak hanya bersemangat menghafal dan meraih juara, tetapi juga menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam bersikap dan bertindak. Semoga capaian ini menginspirasi murid lainnya untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an dan terus memperbaiki kualitas diri.”

Keberhasilan Hanan sejalan dengan upaya MAN 1 Bantul dalam menguatkan pendidikan karakter dan keagamaan. Lingkungan madrasah diharapkan menjadi ruang yang mendukung murid untuk menyeimbangkan kecakapan intelektual, kedalaman spiritual, dan perilaku terpuji.

Prestasi ini juga menjadi pengingat bahwa proses menjaga hafalan membutuhkan konsistensi. Murajaah, kedisiplinan mengatur waktu, dan kesungguhan dalam belajar merupakan kebiasaan yang bermanfaat tidak hanya untuk kompetisi, tetapi juga untuk perjalanan pendidikan dan kehidupan.

MAN 1 Bantul berharap Hanan terus menjaga hafalannya, meningkatkan kualitas bacaan, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam keseharian. Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi tumbuhnya generasi Qur’ani yang unggul, berkarakter, dan membawa manfaat bagi masyarakat. (zm)