Kepala MAN 1 Bantul Sampaikan Materi Demokrasi di Madrasah dalam Dialog Politik Bersama Kesbangpol dan Komisi A DPRD Bantul

BANTUL (MAN 1 Bantul) – Seminar bertajuk “Dialog Politik: Pelajar Melek Politik” diselenggarakan melalui kerja sama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bantul dengan Komisi A DPRD Bantul pada Selasa (13/10/2026) di Ruang Aula MAN 1 Bantul. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi pelajar untuk mengenal politik, memahami demokrasi, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya partisipasi generasi muda dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., turut menyampaikan materi mengenai praktik demokrasi di lingkungan madrasah.

Dalam pemaparannya, Mafrudah menjelaskan bahwa demokrasi tidak hanya dipraktikkan dalam kehidupan bernegara, tetapi juga dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari di madrasah. Salah satu contohnya adalah proses pemilihan pemimpin dalam berbagai organisasi murid, seperti Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM), Dewan Ambalan Pramuka, Rohis, dan organisasi lainnya. Melalui proses pemilihan tersebut, murid belajar menghargai perbedaan pilihan, menyampaikan aspirasi secara bertanggung jawab, menerima hasil keputusan bersama, serta memilih pemimpin berdasarkan pertimbangan yang matang. Pengalaman ini diharapkan dapat membentuk karakter demokratis dan meningkatkan kesadaran murid terhadap pentingnya keterlibatan dalam kehidupan organisasi.

Mafrudah menyambut positif penyelenggaraan kegiatan “Dialog Politik: Pelajar Melek Politik” karena dinilai memberikan manfaat bagi murid, khususnya dalam meningkatkan pemahaman politik dan demokrasi sejak dini. Menurutnya, pemahaman tersebut penting agar murid mampu menjadi generasi yang kritis, bijak dalam menyikapi informasi, dan bertanggung jawab dalam menggunakan hak serta menjalankan kewajibannya sebagai warga negara. Kegiatan ini juga sejalan dengan nilai Demokratis dalam akronim CADAS BERKELAS yang menjadi semangat MAN 1 Bantul dalam membentuk murid berkarakter. Dengan demikian, madrasah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang pembelajaran demokrasi untuk menyiapkan generasi muda yang berpartisipasi aktif dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan. (dyn)