Siswa MAN 1 Bantul Mengikuti Pelatihan Membuat Sabun Cair Ramah Lingkungan

Bantul (MAN 1 Bantul) – Siswa MAN 1 Bantul antusias mengikuti pelatihan pembuatan sabun cair “Ecolime” yang bertujuan mengasah keterampilan sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi produk bernilai ekonomis dan ramah lingkungan. Pelatihan ini berlangsung pada Senin (28/7/2025) pukul 10.00-12.00 WIB di Ruang Kreatif (Rumah Kaca Pasar Seni Gabusan), Bantul.

Pelatihan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul dan AMOR (Jejaring Pengelola Sampah Mandiri Kabupaten Bantul). Peserta diperkenalkan metode sederhana namun efektif dalam mengolah limbah rumah tangga menjadi sabun cair serbaguna berbahan dasar eco enzyme dari jeruk nipis. Sabun ramah lingkungan ini dapat dimanfaatkan untuk mencuci piring hingga membersihkan lantai.

Para peserta diajarkan langkah demi langkah, mulai dari proses fermentasi limbah rumah tangga untuk menghasilkan eco enzyme, pencampuran bahan-bahan lain, hingga pengemasan produk akhir. Dengan bimbingan instruktur, siswa terlihat cekatan mempraktikkan setiap tahapan. Aroma segar jeruk nipis yang memenuhi ruangan turut menambah semangat dan antusiasme peserta sepanjang kegiatan.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami. Selain bisa membuat sabun sendiri, kami jadi tahu bahwa limbah rumah tangga, seperti kulit jeruk dapat diolah menjadi eco enzyme. Ecolime tidak hanya hemat biaya, tetapi juga aman bagi lingkungan karena minim bahan kimia berbahaya,” ujar salah satu siswa dengan senyum lebar.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag, M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas semangat belajar para siswa. Mafrudah menilai program ini sejalan dengan visi madrasah untuk mencetak generasi muda yang inovatif, mandiri, dan peduli lingkungan. “Kami berharap ilmu yang didapat hari ini bisa diaplikasikan di rumah, bahkan menjadi cikal bakal usaha mikro. Ini contoh konkret bahwa pendidikan tidak hanya membekali siswa dengan ilmu pengetahuan, tapi juga keterampilan praktis yang relevan dengan isu keberlanjutan. Kami bangga melihat antusiasme dan kreativitas anak-anak dalam mengubah limbah menjadi sesuatu yang bermanfaat,” ujar Mafrudah.

Pelatihan pembuatan sabun cair Ecolime diharapkan menjadi langkah awal bagi siswa MAN 1 Bantul dalam mengelola limbah secara kreatif. Kegiatan ini juga mendorong lahirnya produk inovatif yang berguna bagi masyarakat dan lingkungan. 

Program ini sekaligus menjadi wujud nyata implementasi nilai-nilai CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Peduli Lingkungan, dan Anti-Diskriminasi). Nilai-nilai tersebut tercermin dalam upaya MAN 1 Bantul membentuk karakter dan keterampilan siswa yang relevan dengan tantangan masa kini. (trsmy)