Bantul (MAN 1 Bantul) – Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) menyelenggarakan kegiatan GovAsset Education seri ke-4 dengan tema “Mekanisme Penilaian Aset untuk Pemanfaatan BMN dengan Mekanisme Sewa”. Sosialisasi ini membahas mengenai pemanfaatan tanah dan/atau bangunan aset negara. Kegiatan ini dilakukan secara online dan diikuti MAN 1 Bantul pada Kamis (4/9/2025) dari pukul 09.00 sampai 10.00 WIB.
Acara ini menghadirkan narasumber Kepala KPKNL Jakarta III yang memaparkan secara komprehensif mengenai klasifikasi aset tanah dan bangunan yang dapat dimanfaatkan melalui mekanisme sewa. Dalam materi yang dipaparkan, dijelaskan mengenai klasifikasi aset tanah dan bangunan yang dapat dimanfaatkan, yaitu:
- Tanah, meliputi Tanah kosong dan Tanah koridor
- Sebagian Tanah dan Bangunan, meliputi Ruang kantor (office space), Ruang usaha (commercial retail), Ruang pertemuan, Ruang ATM, Ruang penginapan, Ruang pada menara telekomunikasi, Billboard atau papan reklame, dan Bangunan atau ruangan lainnya
- Keseluruhan Tanah dan Bangunan, meliputi Tanah dan bangunan kantor, Tanah dan bangunan usaha, Tanah dan gedung pertemuan, Tanah dan bangunan ATM, Tanah dan gedung penginapan, Tanah dan menara telekomunikasi, Tanah dan billboard atau papan reklame, dan Tanah dan bangunan lainnya
Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada satuan kerja pemerintah mengenai tata kelola Barang Milik Negara (BMN), khususnya dalam hal pemanfaatan aset berupa tanah dan bangunan agar lebih produktif dan bernilai tambah. Kepala KPKNL Jakarta III menekankan bahwa pengelolaan aset negara tidak hanya berfungsi sebagai pencatatan administratif, tetapi juga harus dioptimalkan untuk mendukung penerimaan negara dan pelayanan publik.
Kegiatan ini sejalan dengan program transformasi penatausahaan BMN yang saat ini tengah digencarkan oleh Kementerian Keuangan. Itjen Kemenag berharap rangkaian GovAsset Education dapat memperkuat literasi pengelolaan aset di lingkungan Kementerian Agama, sekaligus mendorong tata kelola BMN yang akuntabel, efisien, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I, yang turut mengikuti acara ini menyampaikan apresiasinya. “Kegiatan GovAsset Education ini membuka wawasan kami tentang bagaimana aset negara, khususnya tanah dan bangunan, dapat dikelola secara produktif. Bagi madrasah, pemahaman ini sangat penting agar pengelolaan aset bisa mendukung peningkatan mutu pendidikan dan layanan,” ujar Mafrudah.
Kegiatan Zoom ini menjadi bukti nyata semangat MAN 1 Bantul dalam mewujudkan pendidikan yang unggul, inspiratif, dan berkarakter. Partisipasi aktif dalam GovAsset Education #4 menunjukkan komitmen madrasah untuk terus meningkatkan literasi dan tata kelola aset, sejalan dengan tagline: CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart; Berkarakter, Cinta Lingkungan, Anti Diskriminasi). (rzld)

