Salat Duha, Asmaul Husna, dan Mujahadah Awali Ujian Madrasah Siswa Kelas XII MAN 1 Bantul

Bantul (MAN 1 Bantul) – Pelaksanaan Ujian Madrasah siswa kelas XII MAN 1 Bantul diawali dengan kegiatan spiritual berupa salat duha berjamaah, pembacaan Asmaul Husna, dan mujahadah. Kegiatan ini dilaksanakan setiap pagi mulai pukul 07.00 WIB, sebelum siswa memasuki ruang ujian yang dimulai pada pukul 07.30 WIB.

Seluruh siswa kelas XII mengikuti rangkaian kegiatan tersebut dengan tertib sebagai bentuk ikhtiar batin dalam menghadapi ujian. Setelah salat duha, siswa melafalkan Asmaul Husna secara bersama-sama, kemudian dilanjutkan dengan mujahadah yang dipimpin oleh guru untuk memohon kelancaran, kemudahan, dan keberkahan selama proses ujian berlangsung.

Pembiasaan ini menjadi bagian dari budaya religius madrasah dalam mengintegrasikan aspek spiritual dengan kegiatan akademik. Selain menenangkan hati dan pikiran siswa, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan sikap tawakal, kejujuran, dan kesiapan mental sebelum mengerjakan soal ujian.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud pembinaan karakter sekaligus penguatan spiritual peserta didik.
“Ujian bukan hanya mengukur kemampuan akademik, tetapi juga menguji kesiapan mental dan kejujuran. Dengan diawali salat duha, Asmaul Husna, dan mujahadah, kami ingin siswa lebih tenang, percaya diri, dan senantiasa mengingat Allah dalam setiap ikhtiar yang dilakukan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pembiasaan ibadah sebelum ujian juga menjadi sarana pendidikan karakter. “Kami berharap siswa tidak hanya mengejar nilai, tetapi juga menjaga sikap dan integritas selama ujian berlangsung,” imbuhnya.

Melalui pembiasaan spiritual sebelum ujian tersebut, MAN 1 Bantul berkomitmen menciptakan suasana ujian yang religius, tertib, dan bermartabat, sejalan dengan upaya membentuk lulusan berkarakter kuat sesuai dengan semangat madrasah CADAS Berkelas. (Mry)