Oleh : Bidang Kajian dan Integrasi Keislaman Rohis Al-Mumtaz MAN 1 Bantul
Ketika tetiba ditanya, “kiranya, siapa sih seseorang yang paling kamu sayangi di bumi sepanjang hidupmu?”
si dia? Ibu? Adek? Bestie?…
Jika pertanyaan nya diubah, “apa gerangan yang membuatmu begitu menyayangi, mencintai, seolah tak bisa lepas darinya?”
bayangin, dalam hidupmu ada sesosok yang terus menemani dan membimbingmu. Dia ga pernah nge judge kamu. Ga pernah maksa, ga pernah menggunakan kuasa nya (entah karena lebih tua, entah karena dihormati, dsb) untuk mengakal akali dirimu.
Satu-satunya orang yang nenangin kamu dikala semua menjauh. Tatkala dirimu menjerit tak ada yang paham, dia hadir mengangguk, memeluk dan memberi solusi. Tak jarang dia mengorbankan waktunya, hartanya, lelahnya buat kamu.
Agar kamu bahagia, tersenyum lepas, berhirup lega, lepas dari sengsara, dari emosi, dari kepentingan, dan manipulasi.
Membantumu untuk menemukan siapa dirimu yang sebenar. Menjadi dirimu sendiri. Versi terbaik dari dirimu.
Senyumnya sederhana. Tulus, lepas memandangmu dari kejauhan. Berbinar menunggu hadirnya dirimu dalam versi yang terbaik
…
🍃 Sederhananya begitu ketika baginda Nabi SAW ada di sisi kita.. Lebih dari itu pastinya
Mesti pernah denger ini..
Saat pulang dari perang, unta milik Jabir (seorang pemuda yang baru ditinggal wafat ayahnya dan harus menanggung 9 adik perempuan) berjalan sangat lambat karena lelah. Nabi mendekati Jabir, mengajak ngobrol santai dari hati ke hati di atas unta, menanyakan keadaannya, bercanda, lalu membeli unta tua Jabir dengan harga tinggi untuk bantu keuangannya—tapi untanya tetap dikembalikan ke Jabir sebagai hadiah. Jabir sampai bilang beliau adalah orang yang paling mengerti beban hidupnya saat itu.
Atau yang ini..
Tsumamah itu pemimpin Yamamah yang dulunya benci setengah mati sama Nabi dan pernah membunuh sahabat. Waktu tertangkap dan diikat di tiang masjid, Nabi tidak menyiksa, tidak membentak. Beliau cuma lewat, menyapa dengan lembut, dan menyuruh sahabat memberinya makanan terbaik. Hari ketiga beliau bebaskan tanpa syarat. Tsumamah kaget, lalu masuk Islam di tempat sambil bilang: “Dulu wajahmu adalah wajah yang paling aku benci di bumi, sekarang wajahmu jadi yang paling aku cintai.
Atau berdiri semalaman menengadahkan tangan memohon keselamatan bagi pengikutnya dalam perang badar?
…
🍁 ada ya.. Manusia seindah itu kepribadiannya..
Ngga usah lah berandai, realitanya Nabi itu memang sayang banget sama kita.. Gimana caranya biar kita kita ni, yang hidup setelah zaman beliau, ngga hilang arah, ngga mudah frustasi, dan terbimbing dalam setiap langkah nya
Untuk islam ini, Quran ini sampai ke kita kita, perjuangan beliau, diludahi, dilempari kotoran, dikucilkan…
Bahkan, beliau menyimpan doa pamungkas beliau sebagai Nabi untuk dijadikan syafaat bagi kita kita ini untuk bisa masuk ke surga bareng beliau..
Sampe wafatnya beliau berucap, “Ummat ku.. Ummat ku.. Ummat ku.. “
Oh ya, selasa besok maulid, guys. Hari kelahiran beliau. Betapa senangnya dunia ketika lahir sesosok selembut, seramah, seadil dan secerdas beliau.
Walau kita hanya bisa membayangkan gimana kalo beliau hadir disisi kita. Tapi, jika tiba-tiba beliau menepuk pundakmu dari belakang sekarang, gimana ekspresimu? 😁
Semoga suatu saat kita bisa bertemu beliau ya.. di mimpi, dunia nyata, atau syurga..
🌿 Assalamu’alaika ya Rasulullah….
Allhumma shalli wa sallim wa baarik ala sayyidina muhammadin wa ‘ala alihi wa shahbihi ajma’in
#RohisAlmumtaz
#KajianAlmumtaz
#utasintgrasikeislaman
#MAN1Bantul

