Kebumen (MAN 1 Bantul)— Guru Kimia MAN 1 Bantul, Siti Nuroniyah, S.Pd., M.Pd., kembali mengikuti kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kimia pada Kamis (16/4/2026). Kegiatan kali ini dikemas dalam bentuk kunjungan lapangan ke Badan Riset dan Inovasi Nasional kawasan Geodiversitas Karangsambung, Kebumen.
Kegiatan ini diikuti oleh para guru kimia MA se-Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai bagian dari penguatan wawasan keilmuan melalui pembelajaran kontekstual di lapangan. Karangsambung dikenal sebagai salah satu kawasan geologi penting di Indonesia yang menyimpan beragam jenis batuan dan struktur geologi hasil proses tektonik yang kompleks.
Dalam kunjungan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan langsung dari para peneliti mengenai sejarah geologi kawasan Karangsambung, jenis-jenis batuan, serta kaitannya dengan konsep-konsep kimia dan geokimia. Para peserta juga diajak untuk mengamati secara langsung singkapan batuan dan fenomena alam yang menjadi objek kajian ilmiah.
Siti Nuroniyah menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dalam memperkaya pembelajaran kimia, khususnya yang berkaitan dengan materi kimia unsur, mineral, dan lingkungan. “Kunjungan ini memberikan pengalaman nyata yang dapat kami integrasikan dalam pembelajaran di kelas, sehingga siswa dapat memahami konsep kimia secara lebih kontekstual dan aplikatif,” ungkapnya.
Selain sebagai sarana peningkatan kompetensi guru, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat kolaborasi antar guru kimia dalam mengembangkan inovasi pembelajaran. Diskusi yang berlangsung selama kegiatan turut membahas bagaimana memanfaatkan potensi lingkungan sekitar sebagai sumber belajar yang menarik dan bermakna.
Kepala MAN 1 Bantul, Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi atas partisipasi aktif guru dalam kegiatan MGMP berbasis lapangan tersebut. Ia menegaskan bahwa pembelajaran kontekstual seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. “Kegiatan ini menunjukkan komitmen guru dalam terus belajar dan berinovasi. Pengalaman langsung di lapangan akan memperkaya strategi pembelajaran sehingga siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan fenomena nyata,” tuturnya.
Melalui kegiatan MGMP ini, diharapkan para guru semakin kreatif dalam mengembangkan pembelajaran berbasis lingkungan dan mampu menumbuhkan minat serta rasa ingin tahu siswa terhadap ilmu kimia dan sains secara umum. Semangat belajar, kolaborasi, dan inovasi yang terus dikembangkan ini menjadi wujud nyata karakter MAN 1 Bantul sebagai madrasah yang cadas berkelas—kuat dalam kompetensi, unggul dalam kualitas, dan konsisten melahirkan pembelajaran bermakna bagi generasi masa depan. (Nia)

