Bantul (MAN 1 Bantul) – Suasana khidmat dan sakral menyelimuti Bumi Perkemahan (Bumper) Lembah Sorory, Imogiri. Pada Kamis malam (7/5/2026), seluruh peserta Perkemahan Bakti Siswa (PERBASIS IV) MAN 1 Bantul berkumpul untuk mengikuti prosesi paling inti dan dinantikan, yaitu Upacara Api Unggun.
Suasana di tengah lapangan perkemahan berubah magis ketika sepuluh petugas pembawa obor yang mewakili Ambalan Arjuna dan Srikandi melangkah maju mendekati tumpukan kayu. Bersamaan dengan gema lantang pembacaan Dasadarma Pramuka poin demi poin oleh para petugas, obor di tangan mereka serentak disulutkan ke arah pusat kayu penjelajahan. Dalam hitungan detik, berkas kobaran api unggun langsung menyala sempurna, memecah kegelapan malam, dan memancarkan kehangatan ke seluruh penjuru lapangan upacara.
Keberhasilan para petugas dalam menyalakan api yang diiringi ikrar kode kehormatan Pramuka ini menuai apresiasi mendalam dari Kepala MAN 1 Bantul. Beliau menyampaikan bahwa kombinasi gema Dasadarma dan nyala api unggun adalah simbol pengorbanan serta keteguhan iman yang harus diadopsi oleh setiap siswa.
“Ketika Dasadarma Pramuka digemakan dan api unggun dinyalakan oleh para petugas, di situlah komitmen kita diperbarui. Momentum sakral malam ini adalah manifestasi hidup dari nilai-nilai CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart; Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi) yang kita pegang teguh di madrasah,” tegas Kepala Madrasah.
Setelah prosesi penyalaan api oleh petugas selesai, malam puncak perkemahan dilanjutkan dengan agenda pentas seni yang interaktif. Lewat gema Dasadarma dan kehangatan api unggun PERBASIS IV ini, Ambalan Arjuna dan Srikandi MAN 1 Bantul siap melangkah pulang membawa jiwa kepanduan yang semakin tangguh, amanah, dan berintegritas. (Ska)

