Bantul (MAN 1 Bantul) – Ketangkasan bertahan hidup di alam liar (survival skill) kembali diuji dalam rangkaian Perkemahan Bakti Siswa (PERBASIS IV) MAN 1 Bantul. Pada Kamis (7/5/2026), giliran para penegak putra yang tergabung dalam Ambalan Arjuna unjuk gigi mendirikan tempat perlindungan darurat dalam Lomba Mendirikan Bivak di Bumi Perkemahan (Bumper) Lembah Sorory, Imogiri.
Menggunakan seragam pramuka lengkap, para siswa tampak begitu bersemangat menghadapi tantangan ini di bawah terik matahari pagi. mereka saling bahu-membahu memanfaatkan jas hujan ponco, tongkat bambu, dan tali pramuka untuk menciptakan bivak yang kokoh. Kerja sama yang solid terlihat jelas saat sebagian siswa bertugas menegakkan tiang penyangga, sementara yang lain dengan cekatan menarik tali dan mengikat simpul penahan agar bangunan darurat tersebut stabil dan layak huni.
Aksi sigap dan gotong royong yang ditunjukkan oleh para Arjuna MAN 1 Bantul ini menuai apresiasi tinggi dari Kepala Madrasah. Beliau menegaskan bahwa simulasi bertahan hidup ini sangat efektif untuk membentuk mentalitas pemimpin yang siap menghadapi segala situasi darurat.
“Lomba mendirikan bivak ini bukan sekadar aktivitas fisik atau keterampilan tali-temali biasa. Ini adalah pembuktian nyata dari penanaman karakter CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart; Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi) yang kita gaungkan di madrasah,” tegas Kepala Madrasah.
Melalui keberhasilan menuntaskan lomba bivak ini, Ambalan Arjuna MAN 1 Bantul tidak hanya berhasil membuktikan kekuatan fisik mereka, tetapi juga memperlihatkan kematangan logika, kerja sama, dan kesiapan untuk menjadi pribadi yang mandiri serta tangguh di masa depan. (Ska)

