Peran Majelis Silaturahmi dan Mujahadah Paguyuban Orang Tua Murid

Bantul(MAN 1 Bantul) – MAN 1 Bantul melaksanakan kegiatan Majelis Silaturahmi dan Mujahadah Paguyuban Orang Tua (POT) Murid sebagai salah satu upaya mempererat hubungan antara pihak madrasah dengan wali murid. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh kekeluargaan, khidmat, dan semangat kebersamaan. Kegiatan ini berlangsung pada hari Minggu (24/5/2026) di Masjid MAN 1 Bantul.

Majelis silaturahmi dan mujahadah ini dinilai sangat penting untuk terus digalakkan, mengingat komunikasi yang baik antara orang tua murid dan Madrasah menjadi salah satu kunci keberhasilan pendidikan peserta didik. Melalui kegiatan tersebut, terjalin hubungan yang harmonis, saling memahami, serta tercipta sinergi dalam mendampingi perkembangan belajar dan akhlak anak-anak.

Selain sebagai sarana memperkuat ukhuwah, kegiatan mujahadah juga menjadi media untuk memanjatkan doa bersama demi kelancaran proses pendidikan, keberkahan ilmu, serta kesuksesan para siswa. Suasana kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini menunjukkan besarnya kepedulian orang tua terhadap pendidikan putra-putrinya.

“Kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin agar komunikasi, kerja sama, dan rasa memiliki terhadap Madrasah semakin kuat. Dengan adanya hubungan yang baik antara orang tua murid dan madrasah, diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih kondusif, religius, dan penuh kebersamaan. “, ujar Kepala MAN 1 Bantul.

Di samping itu, kegiatan ini juga berfungsi sebagai wadah untuk membentuk karakter anak melalui sinergi antara lingkungan keluarga dan madrasah. Pendidikan karakter tidak dapat dibebankan kepada salah satu pihak saja, melainkan memerlukan kolaborasi yang erat antara orang tua dan guru. Dengan adanya kesamaan pemahaman dalam mendidik, anak akan memperoleh teladan, pembiasaan, dan pengawasan yang selaras baik di rumah maupun di madrasah.

Melalui mujahadah yang dilaksanakan bersama, para orang tua dan keluarga besar madrasah juga memanjatkan doa agar putra-putri mereka tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlakul karimah, berprestasi, serta memiliki kepribadian yang kuat. Suasana religius yang tercipta dalam kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter peserta didik.(Mkn)