Bantul (MAN 1 Bantul) – Selasa, 26 Mei 2026, guru pendamping Praktik Kerja Industri (Prakerin) MAN 1 Bantul, Lina Mutiasih, S.Pd., M.Pd., melaksanakan kunjungan ke Johor Motor untuk mengantarkan surat izin terkait kegiatan siswa yang sedang melaksanakan prakerin di Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).
Pada kesempatan tersebut, diserahkan dua surat izin kepada pihak Johor Motor. Surat pertama berisi permohonan izin bagi siswa untuk mengikuti kegiatan pengajian kelas dalam rangka menyambut Hari Idul Adha yang akan dilaksanakan pada Jumat, 29 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan karakter religius dan penguatan nilai-nilai keagamaan bagi peserta didik MAN 1 Bantul.
Surat kedua berkaitan dengan pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) yang akan berlangsung mulai Rabu, 3 Juni 2026 hingga Senin, 15 Juni 2026. Selama periode tersebut, siswa yang sedang melaksanakan prakerin tidak dapat hadir di tempat DUDI karena harus mengikuti seluruh rangkaian asesmen di madrasah. Kebijakan ini bertujuan agar siswa dapat lebih fokus dalam mempersiapkan diri dan mengikuti asesmen sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran pada akhir tahun pelajaran.
Kedua surat izin tersebut diterima langsung oleh pimpinan Johor Motor, Ibu Yuni Ambarini. Pihak Johor Motor menyambut baik koordinasi yang dilakukan oleh MAN 1 Bantul sebagai bentuk komunikasi dan kerja sama yang baik antara madrasah dan dunia industri dalam mendukung keberhasilan program prakerin.
Kegiatan penyerahan surat izin ini menjadi wujud komitmen MAN 1 Bantul dalam memastikan keseimbangan antara pelaksanaan praktik kerja industri, kegiatan keagamaan, dan kewajiban akademik siswa sehingga seluruh program pendidikan dapat berjalan secara optimal.
Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., selaku Kepala MAN 1 Bantul, menyampaikan apresiasinya kepada pihak Johor Motor yang telah memberikan dukungan dan kesempatan kepada siswa MAN 1 Bantul untuk melaksanakan prakerin.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Johor Motor yang senantiasa menjalin komunikasi dan kerja sama yang baik dengan MAN 1 Bantul. Melalui koordinasi yang intensif, siswa dapat tetap mengikuti kegiatan keagamaan dan asesmen madrasah tanpa mengurangi nilai penting pengalaman belajar di dunia kerja. Kami berharap sinergi antara madrasah dan DUDI terus terjalin dengan baik demi mendukung pengembangan kompetensi, karakter, dan prestasi peserta didik,” ujar Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I.(LM)

