Bantul – MAN 1 Bantul menggelar Uji Publik Kurikulum Madrasah pada Selasa (26/5/2026) di Aula MAN 1 Bantul. Kegiatan ini menghadirkan Anita Isdarmini, S.Pd., M.Hum. sebagai reviewer untuk memberikan masukan dan penguatan terhadap dokumen kurikulum yang disusun madrasah.
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan MAN 1 Bantul, perwakilan peserta didik, wali murid, tokoh masyarakat, serta akademisi. Uji publik dilaksanakan sebagai bagian dari proses penyempurnaan kurikulum melalui pelibatan berbagai pemangku kepentingan agar kurikulum yang dihasilkan semakin relevan dengan kebutuhan peserta didik dan perkembangan pendidikan.
Dalam review yang disampaikannya, Anita Isdarmini menegaskan bahwa kurikulum madrasah harus mampu mengakomodasi perkembangan zaman tanpa meninggalkan karakteristik dan kekhasan pendidikan madrasah. Menurutnya, kurikulum perlu dirancang secara adaptif, kontekstual, dan berorientasi pada penguatan kompetensi peserta didik baik dalam aspek akademik, karakter, maupun spiritual.
“Kurikulum bukan sekadar dokumen administrasi, tetapi merupakan pedoman utama dalam mewujudkan tujuan pendidikan. Karena itu, penyusunannya harus mempertimbangkan kebutuhan peserta didik, potensi madrasah, serta tantangan yang akan dihadapi generasi mendatang,” ungkapnya.
Beliau juga mengapresiasi langkah MAN 1 Bantul yang melibatkan berbagai unsur masyarakat dalam proses uji publik. Menurutnya, partisipasi guru, siswa, orang tua, tokoh masyarakat, dan akademisi menjadi kekuatan penting dalam menghasilkan kurikulum yang lebih komprehensif dan implementatif.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa masukan dari Kanwil Kementerian Agama DIY menjadi referensi penting dalam penyempurnaan kurikulum madrasah.
“Kami sangat bersyukur mendapatkan pendampingan dan review dari Ibu Anita Isdarmini. Berbagai masukan yang diberikan akan menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan agar kurikulum MAN 1 Bantul semakin berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan peserta didik di era yang terus berkembang,” tuturnya.
Diskusi berlangsung aktif dan interaktif. Para peserta memberikan berbagai tanggapan serta saran terkait implementasi kurikulum, penguatan program unggulan madrasah, pengembangan karakter peserta didik, hingga peningkatan kompetensi abad ke-21. Berbagai masukan tersebut akan menjadi bahan penyempurnaan sebelum kurikulum ditetapkan dan diimplementasikan.
Melalui kegiatan uji publik ini, MAN 1 Bantul menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan melalui penyusunan kurikulum yang partisipatif, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik secara utuh. (zm)

