Bantul (MAN 1 Bantul) – Dalam upaya memperkuat pemahaman dan pengamalan ajaran Islam, siswa kelas XI MAN 1 Bantul melaksanakan ujian praktik salat pada Jumat (8/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian penting dari program tafaqquh fiddin, yaitu pendalaman ilmu agama yang tidak hanya menekankan aspek teoritis, tetapi juga praktik ibadah dalam kehidupan sehari-hari.secra teori anak telah engerti namun secara pemahaan belum tentu, karena Murid mengerti sesuatu hal belum tentu faham namun faham pada suatu hal pasti murid tersebut mengerti.
Pelaksanaan ujian praktik salat berlangsung dengan tertib dan khidmat di asjid Roultul Muttaqin ang menjadi labratrium Agama MAN 1 Bantul. Setiap murid diuji satu persatu oleh guru mata pelajaran fikih dan Bapak/ Ibu guru ang bertugas menguji ujian praktek tersebut, untuk menilai pemahaman serta keterampilan dalam melaksanakan salat sesuai tuntunan syariat.
Aspek yang dinilai dalam ujian ini meliputi Niat, ketepatan gerakan, kelancaran bacaan, wirid/do’a setelah salat. Melalui kegiatan ini, madrasah berharap para siswa tidak hanya mampu menguasai teori keagamaan, tetapi juga dapat mengimplementasikannya secara benar dalam kehidupan sehari-hari.
Bapak/Ibu Guru menjelaskan bahwa ujian praktik salat merupakan salah satu bentuk evaluasi pembelajaran yang berorientasi pada pembentukan karakter religius peserta didik. “Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan memiliki pemahaman agama yang mendalam dan mampu mengamalkannya secara konsisten. Inilah esensi dari tafaqquh fiddin, yakni memahami agama secara utuh dan mengimplementasikannya dalam kehidupan,”.
Para siswa tampak antusias mengikuti ujian praktik tersebut. Mereka telah mempersiapkan diri dengan melakukan pembiasaan salat berjamaah dan pendampingan intensif dari para guru.
Dengan terselenggaranya ujian praktik salat ini, MAN 1 Bantul terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi yang unggul dalam prestasi, berakhlak mulia, serta memiliki pemahaman agama yang kuat sebagai bekal menghadapi tantangan zaman.(Mkn)

