Pastikan Kualitas Pendidik, Kepala MAN 1 Bantul Terlibat Langsung dalam Wawancara Rekrutmen Guru Tahfidz

Bantul (MAN 1 Bantul) – Dalam upaya memastikan kualitas tenaga pendidik yang akan bergabung di madrasah, Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., terlibat langsung dalam proses wawancara Rekrutmen Guru Tahfidz Tahun Pelajaran 2026/2027. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula MAN 1 Bantul pada Selasa (7/7/2026).

Wawancara merupakan tahapan lanjutan setelah proses seleksi administrasi yang telah dilaksanakan sebelumnya. Pada tahap ini, para peserta dinilai tidak hanya dari kemampuan akademik dan hafalan Al-Qur’an, tetapi juga aspek kepribadian, integritas, kemampuan berkomunikasi, serta komitmen dalam mendidik dan membimbing peserta didik.

Keterlibatan Kepala MAN 1 Bantul dalam proses seleksi menjadi bentuk komitmen madrasah untuk memperoleh Guru Tahfidz yang benar-benar memenuhi standar kompetensi dan mampu mendukung penguatan Program Tahfiz Al-Qur’an sebagai salah satu program unggulan MAN 1 Bantul.

Dalam kesempatan tersebut, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa Guru Tahfidz memiliki peran strategis dalam membentuk karakter religius peserta didik sekaligus menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
“Guru Tahfidz bukan hanya dituntut memiliki hafalan Al-Qur’an yang baik, tetapi juga mampu menjadi teladan, pembimbing, dan motivator bagi para siswa. Oleh karena itu, kami ingin memastikan bahwa setiap calon guru yang bergabung di MAN 1 Bantul memiliki kompetensi, dedikasi, dan akhlak yang baik sehingga mampu memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan madrasah,” ungkapnya.

Proses wawancara berlangsung dengan tertib dan objektif. Tim pewawancara menggali berbagai aspek yang berkaitan dengan kompetensi calon guru, mulai dari kemampuan di bidang tahfiz, pengalaman mengajar, wawasan keislaman, hingga kesiapan mereka dalam mendukung visi dan misi MAN 1 Bantul.

Melalui rekrutmen ini, MAN 1 Bantul dengan tagline Cadas Berkelas, berharap dapat menghadirkan Guru Tahfidz yang profesional, berkualitas, dan memiliki semangat dakwah melalui pendidikan. Kehadiran guru-guru terbaik diharapkan semakin memperkuat Program Tahfiz Al-Qur’an serta mendukung terwujudnya generasi Qurani yang unggul, berprestasi, dan berakhlak mulia.(ning).