MAN 1 Bantul Jadi Tuan Rumah Raker KKMA DIY Tahun 2026

Bantul (MAN 1 Bantul) — MAN 1 Bantul kembali dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rapat Kerja (Raker) Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (24/6/2026) mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai di Aula MAN 1 Bantul dengan dihadiri seluruh Kepala Madrasah Aliyah se-Daerah Istimewa Yogyakarta.

Raker KKMA DIY Tahun 2026 mengusung tema “Akselerasi Transformasi Digital dalam Mewujudkan Madrasah Aliyah yang Maju, Bermutu, dan Mendunia.” Kegiatan ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut rencana strategis pengembangan mutu madrasah sekaligus menyelaraskan program kerja KKMA DIY dengan kebijakan terbaru dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dipercayanya MAN 1 Bantul sebagai lokasi pelaksanaan rapat kerja menjadi bentuk kepercayaan sekaligus pengakuan terhadap kesiapan madrasah dalam mendukung berbagai program pengembangan pendidikan madrasah di tingkat provinsi. Seluruh panitia dari MAN 1 Bantul turut berkolaborasi untuk memberikan pelayanan terbaik sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan lancar dan nyaman bagi seluruh peserta.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan, sambutan, serta pembahasan program kerja KKMA DIY Tahun 2026. Melalui forum ini, para kepala madrasah berdiskusi mengenai berbagai strategi peningkatan mutu pendidikan, penguatan tata kelola madrasah, serta percepatan transformasi digital sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing Madrasah Aliyah di era perkembangan teknologi.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada MAN 1 Bantul sebagai tuan rumah kegiatan tingkat provinsi tersebut.

“Merupakan suatu kehormatan bagi MAN 1 Bantul dapat menjadi tuan rumah Rapat Kerja KKMA DIY Tahun 2026. Kami berharap kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat sinergi antarkepala madrasah, saling berbagi praktik baik, serta menghasilkan program-program strategis yang mampu meningkatkan kualitas Madrasah Aliyah di Daerah Istimewa Yogyakarta,” ungkap Mafrudah.

Ia juga menambahkan bahwa transformasi digital merupakan tantangan sekaligus peluang bagi madrasah untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas.

“Melalui kolaborasi yang kuat dan semangat untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, saya optimistis Madrasah Aliyah akan semakin maju, bermutu, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,”tambahnya.

Pelaksanaan Raker KKMA DIY di MAN 1 Bantul diharapkan menghasilkan berbagai rekomendasi dan program kerja yang mampu memperkuat mutu penyelenggaraan pendidikan madrasah di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kepercayaan sebagai tuan rumah juga semakin mengukuhkan peran MAN 1 Bantul sebagai madrasah yang aktif mendukung program-program strategis Kementerian Agama.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen MAN 1 Bantul dalam mewujudkan madrasah yang inovatif, kolaboratif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman, sebagaimana tertuang dalam tagline CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). (ars)