MAN 1 Bantul Siap Tindak Lanjuti Program Ekoteologi Melalui Inovasi BUCIN LINDA

Bantul (MAN 1 Bantul) – Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menghadiri Rapat Koordinasi Lanjutan Program Ekoteologi yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul pada Kamis (25/06/2026) di Aula Lantai 2 Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul. Kegiatan ini menjadi langkah penguatan implementasi Program Ekoteologi yang wajib dilaksanakan oleh madrasah dan Kantor Urusan Agama (KUA) di Kabupaten Bantul.

Dalam kegiatan tersebut dipaparkan target utama Program Ekoteologi yang mencakup 33 satuan kerja sasaran, terdiri atas 16 madrasah negeri dan 17 KUA se-Kabupaten Bantul. Program ini merupakan bagian dari komitmen hijau terintegrasi yang diinisiasi Kementerian Agama.

Beberapa program utama yang harus ditindaklanjuti oleh madrasah dan KUA antara lain penunjukan Duta Ekoteologi, integrasi aksi pilah sampah dengan pembuatan biopori dan losida, penanaman bibit tanaman bernilai ekonomis, penerapan kebijakan green office, serta upaya penurunan konsumsi kertas. Kebijakan green office meliputi pengurangan penggunaan plastik saat rapat, kantin tanpa plastik, dan pembiasaan membawa tumbler bagi peserta didik maupun pegawai.

Selain itu, terdapat program tambahan berupa pembuatan tempat sampah pilah yang akan mendukung pengelolaan sampah secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Menindaklanjuti program tersebut, MAN 1 Bantul menghadirkan inovasi BUCIN LINDA (Budaya Cinta Lingkungan Indah) sebagai bentuk implementasi nyata Ekoteologi di lingkungan madrasah. Program ini mengintegrasikan berbagai aktivitas peduli lingkungan yang melibatkan seluruh warga madrasah, mulai dari pengurangan sampah, penghematan energi, penghijauan lingkungan, hingga pembiasaan perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa program Ekoteologi sangat relevan dengan visi madrasah dalam membangun karakter peserta didik yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.

“BUCIN LINDA menjadi langkah nyata MAN 1 Bantul dalam mendukung Program Ekoteologi. Kami ingin membangun budaya peduli lingkungan yang tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi menjadi karakter seluruh warga madrasah,” ungkap Mafrudah.

Menurutnya, berbagai target yang dicanangkan Kementerian Agama dapat menjadi momentum bagi madrasah untuk menghadirkan inovasi yang berdampak langsung terhadap lingkungan dan pembentukan karakter peserta didik.

Melalui program tersebut, MAN 1 Bantul berkomitmen mendukung kebijakan Kementerian Agama sekaligus memperkuat budaya ramah lingkungan di madrasah. Semangat ini sejalan dengan komitmen MAN 1 Bantul sebagai madrasah CADAS Berkelas yang terus berinovasi dalam menghadirkan pendidikan berkualitas, berkarakter, dan berwawasan lingkungan. (Maf)