MAN 1 Bantul Terapkan Demokrasi Digital melalui Pemilihan Wakil Kepala Madrasah dan Kanit Keagamaan

Bantul (MAN 1 Bantul) — MAN 1 Bantul melaksanakan pemilihan Wakil Kepala Madrasah (Waka) dan Kepala Unit (Kanit) Keagamaan secara daring (online) sebagai wujud penerapan nilai-nilai demokrasi, transparansi, dan pemanfaatan teknologi digital dalam tata kelola madrasah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan MAN 1 Bantul yang menggunakan hak pilihnya melalui aplikasi voting online yang telah dipersiapkan sebelumnya.Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (30/6/2026) pukul 14.00-14.30 WIB di Aula MAN 1 Bantul.

Sistem pemungutan suara dirancang dan disiapkan oleh Siska Pujilestari, S.Kom., guru informatika, sehingga proses pemilihan dapat berlangsung secara mudah, cepat, dan akurat. Melalui aplikasi tersebut, setiap guru dan pegawai dapat memberikan suaranya secara mandiri menggunakan perangkat masing-masing.

Suasana pemilihan berlangsung tertib dan penuh antusias. Setelah seluruh peserta menggunakan hak pilihnya, hasil perolehan suara dapat ditampilkan secara real time, sehingga seluruh peserta dapat langsung mengetahui hasil penghitungan tanpa harus menunggu proses rekapitulasi secara manual. Sistem ini juga meminimalkan kesalahan penghitungan serta meningkatkan efisiensi pelaksanaan pemilihan.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi budaya demokrasi di lingkungan madrasah, di mana setiap guru dan tenaga kependidikan memiliki hak yang sama untuk menentukan pemimpin yang akan membantu Kepala Madrasah dalam menjalankan berbagai program dan pelayanan pendidikan.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa pemilihan secara digital merupakan langkah positif dalam membangun budaya organisasi yang terbuka, partisipatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Pemilihan ini bukan sekadar memilih Wakil Kepala Madrasah dan Kanit Keagamaan, tetapi juga menjadi pembelajaran bagi kita semua tentang pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, kejujuran, transparansi, dan tanggung jawab. Pemanfaatan aplikasi digital menunjukkan bahwa madrasah mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan prinsip musyawarah dan kebersamaan,” ungkap Mafrudah.

Mafrudah juga mengapresiasi inovasi yang dilakukan dalam penyelenggaraan pemilihan sehingga seluruh proses dapat berlangsung secara efektif dan efisien.

Melalui pemilihan berbasis digital ini, MAN 1 Bantul menunjukkan komitmennya dalam membangun tata kelola madrasah yang profesional, demokratis, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Semangat tersebut sejalan dengan tagline CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi), khususnya pada nilai Demokratis dan Adaptif yang terus diimplementasikan dalam setiap aspek penyelenggaraan pendidikan. (ars)