YOGYAKARTA (MAN 1 Bantul) – Komitmen MAN 1 Bantul dalam mengimplementasikan program Ekoteologi Kementerian Agama semakin diperkuat melalui pelantikan Tim Ekoteologi dan penyematan selempang kepada Duta Inovasi Ekoteologi pada Rapat Kerja (Raker) MAN 1 Bantul Tahun 2026 di Burza Hotel Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).
Prosesi pelantikan dipimpin oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, H. Aminuddin, S.Ag., M.Si. Pada kesempatan tersebut, Martiningsih, S.Pd.I., secara resmi dikukuhkan sebagai Duta Inovasi Ekoteologi MAN 1 Bantul melalui penyematan selempang sebagai simbol komitmen dalam menggerakkan budaya peduli lingkungan di lingkungan madrasah.
Selain penyematan kepada Duta Inovasi Ekoteologi, H. Aminuddin juga melantik Tim Ekoteologi MAN 1 Bantul yang diwakili oleh Ketua Tim Bin Umaryati, S.Pd., Koordinator Perencanaan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) Dwi Astuti, S.Pd., Koordinator Pelaksanaan Gerakan PBLHS Tatik Sutrismiyati, S.Pd., serta Koordinator Pemantauan dan Evaluasi Gerakan PBLHS Junardi, M.S.I.
Dalam arahannya, H. Aminuddin menegaskan bahwa Program Ekoteologi merupakan salah satu program mandatori Kementerian Agama yang harus diimplementasikan secara nyata oleh seluruh satuan kerja, termasuk madrasah.
“Ekoteologi bukan hanya berbicara tentang menjaga lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran bahwa merawat alam merupakan bagian dari pengamalan nilai-nilai keagamaan. Saya berharap Tim Ekoteologi MAN 1 Bantul mampu menjadi motor penggerak lahirnya berbagai inovasi yang berdampak nyata bagi madrasah maupun masyarakat,” ujarnya.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa pembentukan Tim Ekoteologi merupakan langkah strategis dalam menguatkan budaya mutu sekaligus mendukung implementasi program prioritas Kementerian Agama.
“Melalui Tim Ekoteologi ini, kami berharap seluruh warga madrasah memiliki kesadaran yang sama dalam menjaga kelestarian lingkungan. Program ini tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi menjadi budaya yang tumbuh dalam setiap aktivitas di MAN 1 Bantul,” tutur Mafrudah.
Menurutnya, keberadaan Duta Inovasi Ekoteologi dan Tim Ekoteologi diharapkan mampu mengawal berbagai program lingkungan yang telah dikembangkan madrasah, termasuk inovasi BUCIN LINDA (Budaya Cinta Lingkungan Indah) yang diluncurkan pada Rapat Kerja Tahun 2026.
Pelantikan tersebut menjadi salah satu rangkaian penting dalam Raker MAN 1 Bantul yang mengusung tema “Menguatkan Sinergi dan Budaya Mutu untuk Mewujudkan MAN 1 Bantul yang Maju, Bermutu, dan Mendunia.” Dengan terbentuknya Tim Ekoteologi, MAN 1 Bantul semakin meneguhkan komitmennya sebagai madrasah yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik dan karakter, tetapi juga peduli terhadap kelestarian lingkungan sejalan dengan semangat CADAS BERKELAS. (Mry)

