Bantul (MAN 1 Bantul) – MAN 1 Bantul terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan madrasah yang peduli lingkungan melalui berbagai kebijakan sederhana namun berdampak nyata. Salah satunya adalah penerapan penggunaan lepek sebagai wadah konsumsi dalam setiap rapat dinas, menggantikan penggunaan kardus makanan sekali pakai.
Kebijakan ini mulai diterapkan sebagai bagian dari upaya mengurangi timbulan sampah anorganik yang selama ini dihasilkan dari kemasan kardus konsumsi rapat. Dengan menggunakan lepek yang dapat dipakai berulang kali, jumlah sampah yang dihasilkan menjadi jauh lebih sedikit sehingga lingkungan madrasah tetap bersih dan tertata.
Kepala MAN 1 Bantul menyampaikan bahwa perubahan ini merupakan salah satu langkah nyata dalam membangun budaya ramah lingkungan di lingkungan madrasah.
“Upaya menjaga lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan-kebiasaan sederhana. Penggunaan lepek pada rapat dinas merupakan bentuk komitmen bersama untuk mengurangi sampah, sekaligus mengajak seluruh warga madrasah membiasakan pola hidup yang lebih peduli terhadap lingkungan,” ujarnya.
Selain mengurangi volume sampah, penggunaan lepek juga dinilai lebih praktis, ekonomis, dan mencerminkan pemanfaatan peralatan yang dapat digunakan berulang kali.
Seluruh guru dan tenaga kependidikan menyambut baik kebijakan tersebut. Mereka berharap kebiasaan ini dapat diterapkan secara konsisten dan menjadi inspirasi dalam berbagai kegiatan madrasah lainnya, seperti rapat komite, kegiatan siswa, pelatihan, maupun acara resmi lainnya.
Melalui langkah sederhana ini, MAN 1 Bantul dengan tagline Cadas Berkelas berharap dapat membangun budaya kerja yang lebih ramah lingkungan serta mendukung terwujudnya madrasah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Pengurangan penggunaan kemasan sekali pakai menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui perubahan kebiasaan sehari-hari yang dilakukan secara bersama-sama.(ning).

