Bantul (MAN 1 Bantul) — Suasana antusias mewarnai pelaksanaan kegiatan Masa Ta’araf Murid Baru (MATAMUDA). Dalam salah satu sesi utama, Muhlis hadir sebagai pemateri untuk menyampaikan gagasan penting mengenai penguatan lingkungan belajar melalui tema “Madrasah Aman, Nyaman, dan Menyenangkan.” Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa (14/7/2026).
Di hadapan para siswa baru, Muhlis menegaskan bahwa madrasah bukan sekadar tempat menuntut ilmu secara akademis, melainkan rumah kedua bagi peserta didik untuk tumbuh, berkreasi, dan mengembangkan karakter Islami tanpa rasa takut atau tertekan.

“Madrasah yang ideal adalah tempat di mana setiap anak merasa dilindungi, dihargai, dan dirangkul. Lingkungan yang aman dari perundungan (bullying) serta suasana belajar yang inklusif dan menyenangkan adalah fondasi utama agar potensi peserta didik dapat berkembang maksimal,” ujar Muhlis dalam paparannya.
Dalam materi tersebut, Muhlis menyampaikan tiga pilar utama untuk menciptakan lingkungan madrasah yang ideal:
- Aman: Bebas dari segala bentuk kekerasan fisik maupun verbal, perundungan, dan diskriminasi.
- Nyaman: Menyediakan sarana, prasarana, serta iklim sosial yang ramah dan saling mendukung antara siswa, guru, dan staf.
- Menyenangkan: Menerapkan metode pembelajaran yang interaktif, kreatif, serta mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan pendekatan yang humanis.
Sesi materi berlangsung secara interaktif. Para peserta MATAMUDA tampak aktif mengajukan pertanyaan dan mengikuti simulasi kesepakatan bersama untuk menjaga kedisiplinan serta rasa saling menghormati di lingkungan sekolah.
Melalui pembekalan ini, diharapkan para murid baru dapat memulai perjalanan akademik mereka dengan semangat tinggi, merasa aman, serta bangga menjadi bagian dari keluarga besar madrasah. (Lis)

