Bantul (MAN 1 Bantul)–Ujian Kecakapan Teknologi Informasi (IT) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kementerian Agama Kabupaten Bantul dilaksanakan secara serentak di tiga lokasi, yaitu Laboratorium Komputer MAN 1 Bantul, MAN 2 Bantul, dan MAN 3 Bantul. Kegiatan ini merupakan tahap evaluasi akhir setelah para peserta mengikuti rangkaian mentoring kecakapan IT yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakart pada Rabu. (15/7/2026).
Pelaksanaan ujian berlangsung dengan tertib, lancar, dan kondusif. Para peserta mengikuti ujian dengan penuh kesungguhan di hadapan perangkat komputer masing-masing. Sebelum ujian dimulai, panitia memberikan pengarahan mengenai tata tertib, mekanisme pelaksanaan, serta teknis pengerjaan soal agar seluruh peserta dapat mengikuti ujian sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
Materi ujian difokuskan pada kemampuan peserta dalam mengoperasikan teknologi informasi, mulai dari penggunaan aplikasi perkantoran, pengelolaan dokumen digital, pemanfaatan layanan berbasis internet, hingga kemampuan menyelesaikan berbagai tugas administrasi secara efektif dengan dukungan teknologi. Kompetensi tersebut diharapkan dapat menunjang peningkatan kualitas pelayanan di lingkungan Kementerian Agama.
Pembagian lokasi ujian di tiga laboratorium komputer bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada peserta sekaligus memastikan pelaksanaan ujian berjalan efektif. Seluruh laboratorium telah dilengkapi dengan perangkat komputer, jaringan internet yang memadai, serta didukung oleh tim teknis dan pengawas yang siap membantu kelancaran kegiatan.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada MAN 1 Bantul sebagai salah satu lokasi pelaksanaan Ujian Kecakapan Teknologi Informasi bagi PPPK Kementerian Agama Kabupaten Bantul. Menurutnya, pelaksanaan ujian ini merupakan wujud nyata komitmen Kementerian Agama dalam meningkatkan kompetensi digital aparatur sehingga mampu menjawab tantangan pelayanan publik di era transformasi digital.
Mafrudah menegaskan bahwa transformasi digital bukan lagi menjadi pilihan, melainkan sebuah kebutuhan yang harus diikuti oleh seluruh aparatur. Oleh karena itu, peningkatan kemampuan teknologi informasi melalui kegiatan mentoring dan ujian kecakapan IT menjadi bekal penting dalam mendukung pelaksanaan tugas secara profesional, efektif, dan efisien. MAN 1 Bantul, lanjutnya, siap mendukung berbagai program pengembangan kompetensi sumber daya manusia yang diselenggarakan Kementerian Agama sebagai bagian dari upaya menciptakan layanan publik yang semakin berkualitas.
Melalui Ujian Kecakapan IT ini, diharapkan seluruh PPPK Kementerian Agama Kabupaten Bantul memiliki kompetensi digital yang semakin baik sehingga mampu mendukung transformasi digital di lingkungan kerja. Hasil ujian ini juga menjadi salah satu indikator keberhasilan program mentoring kecakapan IT yang telah dilaksanakan selama beberapa pekan terakhir.
Semangat dan antusiasme peserta selama mengikuti ujian mencerminkan komitmen kuat untuk terus meningkatkan kapasitas diri dalam menghadapi tantangan era digital. Mafrudah berharap kompetensi yang diperoleh tidak hanya berhenti pada pencapaian nilai ujian, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sehingga mampu mendorong terwujudnya pelayanan publik yang profesional, inovatif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Semangat tersebut juga selaras dengan komitmen MAN 1 Bantul dalam mewujudkan madrasah yang unggul melalui budaya CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi).(ani)

