BANTUL (MAN 1 Bantul) – Pameran Organisasi dan Ekstrakurikuler menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan dalam rangkaian hari kelima Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) MAN 1 Bantul pada Jumat, 17 Juli 2026. Bertempat di Lapangan MAN 1 Bantul, seluruh organisasi dan ekstrakurikuler menampilkan berbagai inovasi untuk memperkenalkan kegiatan mereka kepada peserta didik baru.
Salah satu stand yang mencuri perhatian adalah Ekstrakurikuler Jurnalistik. Mengusung tema “The Nusantara in Board Game”, stand ini mengajak peserta didik baru menjelajahi keberagaman budaya Indonesia melalui permainan papan (board game) yang dikemas secara interaktif dan edukatif. Setiap tantangan dalam permainan mengajak pengunjung mengenal kekayaan budaya Nusantara sekaligus melatih kerja sama, kemampuan berpikir kritis, dan wawasan kebangsaan.
Antusiasme peserta didik baru terlihat sejak pameran dibuka. Mereka bergantian mencoba permainan, menjawab berbagai tantangan, serta mengenal lebih dekat kegiatan Ekstrakurikuler Jurnalistik yang tidak hanya berfokus pada penulisan berita, tetapi juga fotografi, videografi, desain grafis, hingga produksi konten digital.
Stand Jurnalistik dijaga oleh Consientizaco Beznillah Najidkhan (FD 3), Qurotua’in Filzarara (FD 2), Zaskiya Aulia Sidiq (FD 2), Joviori Al Maliki (FD 2), dan Syafa Najif (FD 2). Kelima panitia dengan antusias memberikan pendampingan kepada peserta didik baru serta menjelaskan berbagai kegiatan dan program yang dimiliki Ekstrakurikuler Jurnalistik.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., mengapresiasi kreativitas seluruh organisasi dan ekstrakurikuler yang telah menghadirkan pameran yang menarik dan edukatif.
“Pameran organisasi dan ekstrakurikuler merupakan kesempatan bagi peserta didik baru untuk mengenal berbagai wadah pengembangan diri di MAN 1 Bantul. Saya berharap mereka dapat memilih kegiatan yang sesuai dengan minat dan bakat sehingga mampu mengembangkan potensi, kreativitas, serta prestasi selama belajar di madrasah,” ujar Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I.
Sementara itu, Yustika Nurbaiti, selaku Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Guru Multimedia, sekaligus pembimbing Ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 1 Bantul, menyampaikan bahwa konsep “The Nusantara in Board Game” dipilih untuk menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda dan menyenangkan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa jurnalistik dapat dipelajari dengan cara yang kreatif dan inovatif. Melalui board game bertema Nusantara, peserta didik tidak hanya diajak mengenal dunia jurnalistik, tetapi juga belajar menghargai keberagaman budaya Indonesia. Harapannya, mereka semakin tertarik untuk bergabung dan berkarya bersama di Ekstrakurikuler Jurnalistik,” ujar Yustika Nurbaiti.
Salah satu panitia stand, Syafa Najif, menuturkan bahwa persiapan dilakukan jauh sebelum pameran berlangsung agar pengunjung memperoleh pengalaman yang berkesan.
“Kami berusaha menghadirkan stand yang berbeda dari biasanya. Dengan konsep board game, kami ingin adik-adik kelas 10 belajar sambil bermain, sehingga mereka bisa mengenal jurnalistik dengan cara yang lebih menyenangkan dan interaktif,” ujar Syafa.
Melalui konsep kreatif “The Nusantara in Board Game”, Ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 1 Bantul berhasil menghadirkan suasana pameran yang edukatif, inovatif, dan penuh semangat. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa jurnalistik mampu menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan komunikasi, kreativitas, serta kecintaan terhadap budaya Indonesia. (syf)

