Bangun Rasa Memiliki terhadap Institusi, MAN 1 Bantul Kenalkan Pasangan GTK Masing-masing

BANTUL (MAN 1 Bantul) — Kebersamaan dan suasana hangat menyelimuti Aula MAN 1 Bantul pada Sabtu (25/7/2026). Madrasah Aliyah Negeri 1 Bantul sukses menggelar acara Pengajian Keluarga Besar yang dihadiri oleh jajaran Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) beserta keluarga masing-masing.
Suasana pengajian terasa semakin berkesan dan meriah saat memasuki sesi pembagian doorprize. Dipandu oleh pembawa acara yang energik, Luki Firdianto, S.Pd., terdapat selipan acara spektakuler yang mengundang gelak tawa sekaligus kehangatan seluruh hadirin.
Luki memberi kesempatan khusus bagi para suami atau istri dari GTK yang berdinas di MAN 1 Bantul untuk maju ke depan. Dengan penuh kekompakan dan antusiasme, para pendamping GTK saling berebut maju ke panggung untuk menerima doorprize setelah terlebih dahulu memperkenalkan diri di hadapan keluarga besar madrasah.
Mengenalkan pasangan dalam momen Pengajian Keluarga Besar ini membawa dampak positif yang sangat mendalam. Selain mencairkan suasana, tradisi ini memupuk Rasa Memiliki terhadap Institusi (Sense of Belonging). Para suami dan istri GTK tidak lagi merasa asing saat menghadiri kegiatan madrasah di kemudian hari. Lebih dari itu, suasana kekeluargaan yang erat tercipta secara alami, menjadikan hubungan antar-pegawai semakin harmonis karena saling mengenal keluarga satu sama lain.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini dengan penuh kehangatan.
“Keluarga adalah benteng utama dan pendukung terbesar bagi kinerja para GTK di madrasah. Melalui Pengajian Keluarga ini, kita tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga membangun rasa memiliki terhadap MAN 1 Bantul. Ketika keluarga merasa menjadi bagian dari madrasah, iklim kerja pun akan menjadi jauh lebih positif, kondusif, dan penuh keberkahan,” ungkap Kepala Madrasah.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Tata Usaha (KATU) MAN 1 Bantul, Martiningsih, S.Pd.I., juga menegaskan pentingnya sinergi antara lingkungan kerja dan keluarga.
“Inovasi acara seperti ini sangat efektif untuk mencairkan suasana. Penyelenggaraan kegiatan yang melibatkan keluarga secara aktif membuat seluruh elemen merasa dihargai. Sinergi yang baik antara rumah dan tempat kerja tentu akan berdampak langsung pada produktivitas dan pelayanan administrasi yang lebih optimal di madrasah,” tutur Kepala TU.
Kesan mendalam juga dirasakan oleh salah satu istri guru yang turut maju dan memenangkan doorprize pada acara tersebut, Suratmi, istri Choir Rosyidi, S.S., M.Pd.I.,Guru Mata Pelajaran Bahasa Arab.
“Acara ini benar-benar seru dan berkesan. Awalnya sempat grogi saat diminta maju untuk memperkenalkan diri, tetapi keramahan dan sambutan hangat dari seluruh keluarga besar MAN 1 Bantul membuat saya merasa sangat diterima. Sekarang kami sebagai pasangan merasa benar-benar menjadi bagian dari keluarga besar madrasah ini,” ungkap Suratmi penuh kegembiraan.
Melalui kegiatan pengajian keluarga ini, MAN 1 Bantul terus berkomitmen untuk tidak hanya menjadi tempat berdedikasi secara profesional, tetapi juga menjadi rumah kedua yang hangat dan penuh rasa kekeluargaan bagi seluruh GTK beserta keluarganya. Hal ini tentunya sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul yang sedang gencar disosialisasikan: CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). (chr)