BANTUL (MAN 1 Bantul) — Dewan Ambalan (DA) Gugus Depan MAN 1 Bantul sukses menyelenggarakan kegiatan Orientasi Pramuka Penegak bagi siswa-siswi kelas X. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat siang (25/7/2026) di halaman madrasah sebagai langkah awal untuk memperkenalkan pola pembinaan Pramuka tingkat Penegak sekaligus menanamkan jiwa kemandirian, kepemimpinan, dan kedisiplinan kepada para kader muda.
Kegiatan orientasi yang berlangsung di lingkungan madrasah ini dirancang sepenuhnya oleh anggota Dewan Ambalan dengan pendampingan dari Pembina Pramuka MAN 1 Bantul. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa proses pengaderan di lingkungan MAN 1 Bantul berfokus pada pembentukan kemandirian peserta didik.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya orientasi ini. Beliau menekankan bahwa Gerakan Pramuka merupakan wadah yang sangat efektif untuk membentuk karakter siswa yang tangguh, mandiri, dan berakhlakul karimah.
“Pramuka Penegak menuntut adik-adik kelas X untuk tidak lagi hanya menerima arahan, melainkan belajar mengambil keputusan, bekerja sama, dan mandiri. Orientasi ini adalah pintu gerbang menuju kedewasaan bertindak dan berpikir,” ujarnya saat memantau langsung kegiatan di halaman madrasah.
Dalam orientasi ini murid kelas X diperkenalkan 5 Momen Kunci Kegiatan Orientasi. Pertama, Materi Ke-Ambalan-an: Pengenalan struktur organisasi Ambalan, adat ambalan, serta hak dan kewajiban sebagai Pramuka Penegak. Kedua, Pembentukan Sangga: Proses pengelompokan dan pembentukan sangga kerja sebagai unit terkecil Pramuka Penegak untuk melatih kerja sama tim dan kepemimpinan kelompok. Ketiga, Pelatihan Kepemimpinan dan Kerja Sama: Dinamika kelompok dan permainan edukatif untuk mengasah problem solving serta kekompakan tim. Keempat, Praktek Kemandirian: Simulasi pendirian tenda, tata cara kelengkapan atribut Penegak, dan manajemen waktu pribadi selama kegiatan. Kelima, Penerimaan Tamu Ambalan (PTA): Prosesi simbolis peralihan tingkatan dari Pramuka Penggalang (SMP/MTs) menuju Pramuka Penegak (MA).
Ketua Dewan Ambalan MAN 1 Bantul menjelaskan bahwa keterlibatan aktif para senior dalam merancang dan mengeksekusi acara secara mandiri merupakan bentuk pembelajaran langsung (learning by doing).
“Kami ingin menunjukkan bahwa sangga dan ambalan adalah ruang bagi kami untuk belajar memimpin diri sendiri sebelum memimpin orang lain. Setelah acara di halaman madrasah dan pembentukan sangga, harapan kami tiap sangga dapat bekerja sama dengan solid,” ungkapnya.
Melalui kegiatan Orientasi Pramuka Penegak ini, diharapkan para siswa baru tidak hanya memahami aspek teknis kepramukaan, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun masyarakat. Hal ini tentunya sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul yang sedang gencar disosialisasikan: CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). (chr).

