Lantunan Tahlil Iringi Pembukaan Pengajian MUTIARA MAN 1 Bantul, Wujudkan Semangat Kebersamaan dan Keimanan

Bantul (MAN 1 Bantul) – Pengajian MUTIARA (Majelis Ilmu Triwulan Keluarga Dharma Wanita MASABA) yang diselenggarakan pada Sabtu (25/7/2026) diawali dengan pembacaan tahlil yang dipimpin oleh Luki Fidiantoro, S.Pd.Kegiatan berlangsung dengan penuh kekhusyukan sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan dan kelancaran seluruh rangkaian pengajian.

Lantunan kalimat-kalimat thayyibah yang diikuti seluruh peserta menciptakan suasana religius sekaligus mempererat kebersamaan keluarga besar Dharma Wanita MASABA. Tahlil menjadi pembuka yang sarat makna, mengingatkan pentingnya senantiasa mendekatkan diri kepada Allah Swt. sebelum menimba ilmu dan memperkuat silaturahmi.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi atas pelaksanaan Pengajian MUTIARA yang secara konsisten diawali dengan kegiatan-kegiatan spiritual. Menurutnya, tradisi membaca tahlil sebelum pengajian merupakan wujud nyata pembiasaan nilai-nilai keagamaan yang perlu terus dilestarikan.

“Pengajian MUTIARA bukan sekadar forum menambah wawasan keislaman, tetapi juga menjadi media untuk memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah, serta menanamkan karakter Islami dalam kehidupan sehari-hari. Diawali dengan tahlil, semoga seluruh rangkaian kegiatan senantiasa memperoleh keberkahan dan memberikan manfaat bagi keluarga besar MAN 1 Bantul,” ungkap Mafrudah.

Lebih lanjut, Mafrudah menyampaikan bahwa pelaksanaan Pengajian MUTIARA sejalan dengan semangat tagline MAN 1 Bantul, CADAS BERKELAS, yaitu Cerdas, Agamis, Demokratif, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi. Nilai Agamis tercermin melalui pembiasaan tahlil dan pengajian sebagai sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Nilai Berkarakter diwujudkan melalui sikap santun, kebersamaan, dan kepedulian antarsesama, sedangkan nilai Demokratif tercermin dalam terjalinnya komunikasi yang harmonis dan saling menghargai di lingkungan keluarga besar madrasah. Semangat Adaptif dan Smart juga terus ditanamkan melalui budaya belajar sepanjang hayat yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

Melalui Pengajian MUTIARA yang diawali dengan pembacaan tahlil, diharapkan keluarga besar Dharma Wanita MASABA semakin kokoh dalam menjalin ukhuwah, meningkatkan kualitas keimanan, serta bersama-sama mendukung terwujudnya MAN 1 Bantul sebagai madrasah yang unggul, religius, dan berkarakter sesuai dengan semangat CADAS BERKELAS.(wnd)