Dua Guru Sejarah MAN 1 Bantul Hadiri MGMP Sejarah MA DIY di MAN 2 Sleman

Bantul (MAN 1 Bantul) – Dua guru Sejarah MAN 1 Bantul, Alfrida Restu Suhesti, S.Sej. dan Luki Fidiantoro, S.Pd., mengikuti kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sejarah Madrasah Aliyah Daerah Istimewa Yogyakarta (MA DIY) yang diselenggarakan di MAN 2 Sleman pada Selasa (28/7/2026) pukul 09.00–12.00 WIB.

Kegiatan MGMP diikuti oleh guru-guru Sejarah Madrasah Aliyah se-DIY sebagai wadah untuk mempererat silaturahmi profesi, berbagi pengalaman, serta menyusun program kerja bersama guna meningkatkan kualitas pembelajaran sejarah di madrasah.

Dalam pertemuan tersebut, para peserta berdiskusi mengenai berbagai agenda pengembangan MGMP, di antaranya revitalisasi program kerja, penyusunan kisi-kisi dan soal terpadu, penguatan kolaborasi antaranggota MGMP, serta berbagai program yang mendukung peningkatan kompetensi guru Sejarah di lingkungan Madrasah Aliyah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Keikutsertaan guru MAN 1 Bantul dalam forum MGMP menjadi bagian dari komitmen madrasah untuk terus meningkatkan profesionalisme pendidik melalui kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan. Selain memperoleh berbagai informasi terbaru, kegiatan ini juga menjadi sarana bertukar praktik baik dalam pembelajaran sejarah yang inovatif dan relevan dengan perkembangan pendidikan.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., mengapresiasi partisipasi guru Sejarah dalam kegiatan MGMP MA DIY. Menurut Mafrudah, forum MGMP memiliki peran strategis dalam meningkatkan kompetensi guru sekaligus memperkuat jejaring profesional antarguru madrasah.

“Kami mendukung guru untuk terus aktif mengikuti forum MGMP sebagai wadah belajar, berbagi pengalaman, dan mengembangkan kompetensi profesional. Harapannya, berbagai hasil diskusi dan program yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam pembelajaran sehingga mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan di MAN 1 Bantul,” ujar Mafrudah.

Melalui keikutsertaan dalam MGMP Sejarah MA DIY, MAN 1 Bantul terus berkomitmen mendorong guru untuk mengembangkan kompetensi dan berinovasi dalam pembelajaran. Semangat tersebut sejalan dengan implementasi nilai-nilai CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi) dalam mewujudkan madrasah yang unggul, adaptif, dan berdaya saing. (ars)