Guru MAN 1 Bantul Ikuti Pelatihan Penyusunan Soal HOTS TKA MGMP Sosiologi MA DIY di MAN 2 Yogyakarta

Yogyakarta (MAN 1 Bantul) – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sosiologi Madrasah Aliyah Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menyelenggarakan kegiatan peningkatan kompetensi guru yang bertempat di MAN 2 Yogyakarta. Kegiatan kali ini mengusung tema “Penyusunan Soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada Level Menganalisis (C4) dan Mengevaluasi (C5) untuk Tes Kemampuan Akademik (TKA)” yang berlangsung pada Selasa (28/7/2026).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ibu Kepala Tata Usaha (KTU) MAN 2 Yogyakarta Ibu Susana Widyawati, S.Pd.,M.Pd, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas semangat para guru Sosiologi MA DIY dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan penilaian. Beliau berharap forum MGMP terus menjadi wadah kolaborasi yang mampu menghasilkan inovasi pembelajaran sekaligus meningkatkan mutu pendidikan di madrasah.

Pelatihan menghadirkan narasumber Dr. Purwanti Hadi Pratiwi, dosen Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang berpengalaman dalam bidang evaluasi pembelajaran dan pengembangan asesmen. Dalam paparannya, beliau menjelaskan prinsip-prinsip penyusunan soal HOTS yang berorientasi pada kemampuan berpikir tingkat tinggi, khususnya pada ranah menganalisis (C4) dan mengevaluasi (C5) sesuai dengan karakteristik Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Peserta memperoleh pemahaman mengenai langkah-langkah menyusun stimulus yang kontekstual, merancang indikator soal yang tepat, serta mengembangkan butir soal yang mampu mengukur kemampuan peserta didik dalam menganalisis fenomena sosial, menarik hubungan antarkonsep, hingga memberikan penilaian berdasarkan argumentasi yang logis dan didukung data. Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan praktik penyusunan soal secara berkelompok, diskusi, serta telaah bersama terhadap hasil pekerjaan peserta sehingga setiap guru memperoleh umpan balik secara langsung.

Suasana kegiatan berlangsung aktif dan penuh antusias. Para peserta saling berbagi pengalaman dalam menyusun soal TKA serta berdiskusi mengenai strategi menghasilkan instrumen asesmen yang valid, reliabel, dan mampu mengukur kompetensi berpikir kritis peserta didik.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I.Menurut beliau, pelatihan seperti ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan profesionalisme guru sekaligus memperkuat kualitas asesmen di madrasah.

“MGMP menjadi ruang belajar bersama yang sangat penting bagi para guru untuk terus berkembang. Melalui pelatihan penyusunan soal HOTS ini, saya berharap guru-guru Sosiologi mampu menghasilkan instrumen penilaian yang berkualitas sehingga peserta didik semakin siap menghadapi TKA dan berbagai tantangan pembelajaran abad ke-21. Semoga semangat kolaborasi ini terus terjaga untuk mewujudkan madrasah yang Cadas Berkelas,” ungkap Ibu Mafrudah.

Melalui kegiatan ini, MGMP Sosiologi MA DIY kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi profesional guru melalui kolaborasi, berbagi praktik baik, dan penguatan kapasitas dalam pengembangan asesmen berkualitas. Diharapkan hasil pelatihan ini dapat diimplementasikan di masing-masing madrasah sehingga proses pembelajaran dan penilaian Sosiologi semakin bermutu serta mampu membentuk peserta didik yang kritis, analitis, dan adaptif terhadap berbagai persoalan sosial di era modern.(mda)