Guru PPKn MAN 1 Bantul Asah Strategi Pedagogik Berbasis Digital Civic Literacy

Sleman (MAN 1 Bantul) — Guru PPKn MAN 1 Bantul, Agustin Budihayati Putri, S.Pd. dan Etik Rahmawati, S.Pd., mengikuti Pelatihan Guru PPKn dalam rangka Program PKM (Pengabdian kepada Masyarakat) Tahun 2026 di MAN 3 Yogyakarta, Jalan Magelang, Sinduadi, Sleman, Selasa (4/8/2026), pukul 08.00–16.00 WIB.

Kegiatan mengusung tema “Penguatan Kapasitas Guru PPKn dalam Membangun Ketahanan Ideologi Peserta Didik Berbasis Sekolah melalui Pendekatan Literasi Kewarganegaraan Digital (Digital Civic Literacy)”. Salah satu materi yang diberikan adalah Strategi Pedagogik PPKn Berbasis Digital Civic Literacy yang disampaikan oleh Dr. Intan Kusumawati, S.Pd., M.Pd. dan Rina Febriana, S.Pd., M.Pd.

Dalam paparannya, Digital Civic Literacy dijelaskan sebagai kemampuan warga negara menggunakan teknologi digital secara cerdas, kritis, etis, dan bertanggung jawab untuk memenuhi hak dan kewajiban sebagai warga negara di ruang digital.

Guru juga mendapatkan penguatan mengenai penyusunan RPP/modul ajar berbasis Digital Civic Literacy. Tahapannya meliputi analisis Capaian Pembelajaran (CP) dan identifikasi elemen DCL yang relevan, penyusunan tujuan pembelajaran yang memuat kompetensi digital, pemilihan model pembelajaran seperti PjBL, PBL, inquiry, dan flipped classroom, serta penentuan media pembelajaran digital yang sesuai dengan karakteristik peserta didik.

Kepala MAN 1 Bantul, Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., mengapresiasi keikutsertaan guru dalam pelatihan tersebut. Menurutnya, penguatan kompetensi pedagogik berbasis digital penting agar pembelajaran PPKn semakin relevan dengan perkembangan zaman.

“Guru PPKn harus mampu menjadi pendamping peserta didik dalam menggunakan teknologi secara cerdas, kritis, dan bertanggung jawab,” tuturnya.

Kegiatan ini selaras dengan tagline MAN 1 Bantul “Cadas Berkelas”: Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi. Melalui Digital Civic Literacy, nilai-nilai tersebut diharapkan semakin kuat dalam pembelajaran maupun kehidupan peserta didik di ruang digital. (Agoes)