Bantul (MAN 1 Bantul) – Setelah mendapatkan pengalaman mencoba membuat biopori, siswa MAN 1 Bantul melanjutkan kegiatan dengan praktik langsung membuat lubang biopori pada titik-titik yang telah ditentukan. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (7/8/2026) tersebut menjadi bagian dari rangkaian pendidikan karakter sekaligus mendukung Program Adiwiyata MAN 1 Bantul.
Sebelumnya, para siswa telah diperkenalkan dengan teknik dan manfaat pembuatan biopori. Setelah memahami langkah-langkahnya, siswa kemudian diarahkan menuju sejumlah titik yang telah ditentukan di lingkungan madrasah untuk melakukan praktik secara langsung.
Dengan didampingi guru dan warga madrasah, siswa mulai membuat lubang biopori menggunakan peralatan yang telah disiapkan. Mereka bekerja secara berkelompok dengan berbagi tugas, mulai dari menentukan posisi, menggunakan alat, hingga memastikan lubang dibuat sesuai dengan arahan.
Kegiatan tersebut memberikan pengalaman nyata kepada siswa bahwa menjaga lingkungan membutuhkan tindakan, bukan sekadar pengetahuan. Melalui praktik langsung, siswa belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., mengapresiasi keterlibatan siswa dalam kegiatan tersebut.
“Anak-anak tidak hanya kita ajak mengetahui apa itu biopori, tetapi juga kita berikan kesempatan untuk mempraktikkannya secara langsung. Ketika mereka membuat sendiri, mereka akan lebih memahami bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama,” ungkap Mafrudah.
Menurutnya, penentuan titik biopori di lingkungan madrasah juga menjadi bagian dari pembelajaran agar siswa memahami bahwa setiap tindakan terhadap lingkungan perlu dilakukan dengan perencanaan dan tanggung jawab.
Kegiatan ini sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul, CADAS BERKELAS, khususnya nilai Cerdas, Adaptif, Smart, Berkarakter, dan Cinta Lingkungan. Siswa dilatih untuk cerdas memahami persoalan lingkungan, adaptif dalam mencari solusi, serta berkarakter dalam menjaga lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan tersebut, MAN 1 Bantul terus menghidupkan Program Adiwiyata melalui aksi nyata. Dari titik-titik kecil yang dibuat di lingkungan madrasah, diharapkan tumbuh kesadaran yang lebih besar bahwa menjaga bumi dapat dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan bersama. (wnd)

