Petakan dan Evaluasi Kualitas Ekosistem Satuan Pendidikan, Guru MAN 1 Bantul Ikuti Pengisian Sulingjar

BANTUL (MAN 1 Bantul) — Dalam rangka memetakan dan mengevaluasi kualitas ekosistem satuan pendidikan secara nyata, seluruh guru MAN 1 Bantul secara serentak mengikuti pengisian Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar). Kegiatan tersebut berlangsung secara tertib dan lancar bertempat di Aula MAN 1 Bantul pada Jumat (7/8/2026).
Program Sulingjar ini menjadi instrumen penting untuk mengukur berbagai aspek pendukung proses belajar-mengajar di madrasah, mulai dari kualitas pembelajaran, iklim keamanan, kebinekaan, hingga kepemimpinan instruksional. Seluruh hasil pengisian yang jujur dan obyektif akan diolah secara nasional untuk menghasilkan instrumen Rapor Pendidikan yang akurat. Data tersebut nantinya dijadikan acuan utama dalam perencanaan berbasis data (Data-Driven Decision Making) demi perbaikan mutu pembelajaran serta perwujudan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan nyaman bagi siswa.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah,S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi atas antusiasme dan komitmen seluruh pendidik yang hadir. “Sulingjar bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan cermin objektif bagi kita semua untuk melihat kondisi riil ekosistem pembelajaran di MAN 1 Bantul. Melalui instrumen ini, kita memiliki dasar evaluasi yang terukur untuk merancang langkah strategis ke depan demi memajukan mutu pendidikan madrasah,” ujar Mafrudah.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Arfi Nurdiyantoro, S.Pd., menegaskan peran vital data Sulingjar dalam penyusunan program instruksional. “Hasil dari Sulingjar yang bermuara pada Rapor Pendidikan akan menjadi navigasi utama kami di bidang kurikulum. Dari data tersebut, kita dapat memetakan kekuatan dan aspek yang masih perlu ditingkatkan, sehingga program perbaikan pembelajaran maupun peningkatan kompetensi guru dapat dirancang secara lebih presisi dan tepat sasaran,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu guru MAN 1 Bantul, Choir Rosyidi, SS., M.Pd.I., mengungkapkan kesan dan harapannya setelah menyelesaikan pengisian survei tersebut. “Soal-soal dalam Sulingjar mendorong kita sebagai pendidik untuk merefleksikan kembali praktik pembelajaran harian di kelas, bagaimana kita membangun interaksi dengan siswa, hingga menciptakan suasana belajar yang kondusif. Semoga hasil survei ini benar-benar membawa dampak positif pada peningkatan sarana dan iklim pembelajaran yang makin ramah anak,” pungkas Choir.
Dengan terlaksananya pengisian Sulingjar secara serentak ini, MAN 1 Bantul terus membuktikan komitmennya untuk menghadirkan tata kelola pendidikan yang transparan, berbasis data, dan berorientasi pada peningkatan kualitas peserta didik secara berkelanjutan. Hal ini tentunya sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul yang sedang gencar disosialisasikan: CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). (chr).