MAN 1 Bantul Gelar Tes IQ Siswa Kelas X

Bantul – MAN 1 Bantul menyelenggarakan tes inteligensi atau tes IQ bagi seluruh murid kelas X pada Senin (10/8/2026). Kegiatan yang diikuti sebanyak 238 murid tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah dalam mengenali potensi dan karakteristik murid sejak awal memasuki jenjang pendidikan di MAN 1 Bantul.

Pelaksanaan tes IQ menggandeng Lembaga Psikologi Bina Asih Yogyakarta sebagai mitra profesional. Tim psikolog turut mendampingi pelaksanaan asesmen yang berlangsung di ruang kelas masing-masing secara tertib dan kondusif.

Tes inteligensi dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai kemampuan kognitif murid. Hasil asesmen nantinya dapat menjadi salah satu bahan bagi madrasah dalam memahami potensi murid serta memberikan layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan tes IQ tersebut. Menurutnya, pemetaan potensi murid sejak awal penting dilakukan agar layanan pendidikan di madrasah dapat diberikan secara lebih tepat.

“Setiap murid memiliki potensi dan karakteristik yang berbeda. Melalui asesmen seperti ini, kita mendapatkan gambaran awal yang dapat menjadi bahan bagi guru untuk memberikan pendampingan dan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan murid,” ungkap Mafrudah.

Ia menambahkan bahwa hasil asesmen tidak semata-mata digunakan untuk melihat tingkat kecerdasan murid, tetapi dapat menjadi bagian dari data yang membantu madrasah dalam memberikan layanan pengembangan potensi secara lebih menyeluruh.

“Harapannya, hasil asesmen ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh guru, wali kelas, dan BK untuk mendampingi murid sesuai potensinya. Ini merupakan bagian dari komitmen MAN 1 Bantul untuk memberikan layanan pendidikan yang semakin baik,” tambahnya.

Hasil tes IQ selanjutnya akan diintegrasikan dengan data asesmen diagnostik nonakademik yang dimiliki madrasah. Data tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai potensi, karakteristik, serta kebutuhan murid.

Guru Bimbingan dan Konseling (BK) bersama wali kelas nantinya dapat memanfaatkan data tersebut sebagai salah satu bahan dalam memberikan layanan bimbingan dan pendampingan, baik dalam bidang pribadi, sosial, belajar, maupun perencanaan studi lanjut. Dengan demikian, potensi setiap murid dapat dikenali dan dikembangkan secara lebih optimal.

Pelaksanaan asesmen ini sekaligus menjadi bagian dari upaya MAN 1 Bantul dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berorientasi pada kebutuhan murid. Pendekatan tersebut sejalan dengan semangat CADAS BERKELAS, yaitu Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi.

Melalui pemetaan potensi sejak awal, madrasah berharap setiap murid dapat memperoleh ruang yang sesuai untuk berkembang, belajar, dan berprestasi. (TYA)