Bantul (MAN 1 Bantul) – Siswa kelas X E3 MAN 1 Bantul mengikuti asesmen psikologi sebagai bagian dari proses pemetaan potensi dan karakter peserta didik. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya madrasah dalam membangun layanan pendidikan yang semakin adaptif terhadap kebutuhan siswa.
Sejak awal kegiatan, siswa mengikuti asesmen dengan tertib. Mereka mengerjakan setiap instrumen sesuai petunjuk dan berusaha memberikan jawaban yang menggambarkan kondisi diri secara jujur. Sikap tersebut menjadi bagian penting agar hasil asesmen dapat memberikan gambaran yang lebih objektif.
Asesmen psikologi memiliki peran penting dalam membantu madrasah memahami keberagaman peserta didik. Setiap siswa memiliki cara belajar, karakter, minat, dan potensi yang berbeda. Informasi yang diperoleh melalui asesmen diharapkan dapat mendukung proses pendampingan dan pengembangan peserta didik.
Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., selaku Kepala MAN 1 Bantul, menegaskan pentingnya melihat siswa secara menyeluruh.
“Pendidikan tidak cukup hanya melihat nilai akademik. Kita juga perlu memahami karakter, potensi, dan perkembangan pribadi anak. Dengan begitu, madrasah dapat hadir bukan hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai ruang tumbuh bagi setiap peserta didik,” jelasnya.
Melalui asesmen psikologi, siswa X E3 diharapkan semakin memahami bahwa setiap individu memiliki kelebihan masing-masing. Potensi tersebut perlu dikenali, diarahkan, dan dikembangkan agar dapat menjadi kekuatan dalam meraih prestasi serta membangun masa depan.Asesmen psikologi menjadi langkah madrasah dalam memetakan potensi sekaligus memperkuat karakter peserta didik. Hal ini selaras dengan semangat CADAS BERKELAS, terutama nilai Berkarakter dan Adaptif, sehingga siswa mampu memahami dirinya dan berkembang sesuai potensinya. (wnd)

