BANTUL (MAN 1 Bantul) — Suasana khidmat, tertib, dan penuh semangat kebangsaan menyelimuti lapangan utama MAN 1 Bantul pada Senin (24/8/2026). Seluruh civitas akademika, mulai dari jajaran guru, pegawai, hingga ratusan peserta didik, berbaris rapi mengikuti pelaksanaan Upacara Bendera mingguan di bawah naungan pepohonan rindang dan gedung madrasah yang asri.
Bertindak sebagai Pembina Upacara, Staf Sarana dan Prasarana MAN 1 Bantul, Winda Sukma Yulia, S.Pd., berdiri tegap di atas mimbar utama memimpin jalannya upacara. Dalam amanatnya, Winda menyampaikan pesan-pesan mendalam yang berfokus pada penanaman budi pekerti serta kepedulian lingkungan.
Winda mengingatkan pentingnya menjaga etika berkomunikasi dengan mengutip pepatah Jawa yang sarat makna, “Ajining diri ono ing lathi”, yang berarti kehormatan diri seseorang terletak pada tutur kata dan lisan yang dijaganya. Selain penanaman etika lisan, Winda juga mengimbau seluruh siswa untuk menerapkan kearifan lokal Adiwiyata secara nyata di lingkungan madrasah, salah satunya melalui aksi hemat energi dengan disiplin mematikan lampu, kipas angin, maupun fasilitas listrik lainnya apabila sudah tidak digunakan.
Seluruh peserta upacara menyimak amanat tersebut dengan saksama di tengah suasana lapangan yang tertib dan kondusif.Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi tinggi atas amanat relevan yang disampaikan oleh Pembina Upacara. Beliau menegaskan bahwa penekanan pada etika dan kelestarian lingkungan ini sangat selaras dengan ruh perjuangan madrasah.
”Amanat upacara yang disampaikan oleh Bu Winda Sukma Yulia ini merupakan penjelmaan nyata dari tagline madrasah kita, CADAS BERKELAS—Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart; Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi. Ketika siswa diajak menjaga tutur kata melalui filosofi ajining diri ono ing lathi, di situlah pembentukan pribadi yang agamis dan berkarakter unggul sedang kita tanamkan,” ungkap Mafrudah.
Lebih lanjut, Mafrudah menekankan bahwa imbauan hemat energi adalah wujud kepedulian nyata terhadap bumi.”Aksi nyata menghemat energi di ruang kelas merupakan bentuk komitmen kita dalam gerakan cinta lingkungan berbasis Adiwiyata. Ditunjang oleh lingkungan belajar yang ramah, inklusif, dan anti diskriminasi, pembiasaan cerdas, adaptif, serta smart ini akan mendidik siswa menjadi pribadi yang bertanggung jawab secara sosial maupun ekologis. Kami berharap seluruh peserta didik MAN 1 Bantul dapat mengamalkan pesan ini dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
Melalui pelaksanaan upacara bendera rutin ini, MAN 1 Bantul terus membuktikan komitmennya dalam menempa generasi muda yang santun berbudaya, cerdas berteknologi, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan. (ska)

