Panggung Gagasan Pemimpin Muda: Tiga Paslon Ketua dan Wakil Ketua OSIM MAN 1 Bantul Paparkan Visi-Misi di Lapangan Upacara

BANTUL (MAN 1 Bantul) — Kemeriahan pesta demokrasi peserta didik mulai terasa hangat di lingkungan MAN 1 Bantul pada Senin (24/8/2026). Di sela-sela sesi amanat pembina upacara bendera rutin, suasana lapangan utama madrasah menjadi saksi orasi gagasan dari tiga pasangan calon (paslon) Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) masa bakti 2026/2027.​

Tampak dalam panggung terbuka lapangan upacara yang asri, ketiga paslon berdiri anggun dan percaya diri memaparkan visi, misi, serta program unggulan masing-masing di hadapan seluruh peserta upacara. Paslon nomor urut 1 diisi oleh pasangan Virly dan Deny, paslon nomor urut 2 diusung oleh Sakya dan Daffa, serta paslon nomor urut 3 dihadiri oleh Rava dan Putri.​

Dengan lugas dan santun, masing-masing pasangan calon menyampaikan komitmennya untuk membawa OSIM MAN 1 Bantul menjadi wadah aspirasi siswa yang makin inovatif, solutif, serta berintegritas. Penyampaian orasi singkat di hadapan ratusan siswa, guru, dan pegawai ini menjadi momentum krusial bagi seluruh warga madrasah untuk mengenal lebih dekat calon pemimpin muda mereka jelang hari pemungutan suara.

​Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi tinggi atas keberanian, ketegasan, dan kualitas pemikiran yang ditunjukkan oleh ketiga paslon tersebut. Beliau menegaskan bahwa ajang penyampaian visi-misi ini merupakan wujud nyata laboratorium demokrasi berkarakter.​

“Pemaparan visi dan misi dari pasangan Virly-Deny, Sakya-Daffa, serta Rava-Putri ini merupakan penjelmaan nyata dari tagline madrasah kita, CADAS BERKELAS—Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart; Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi. Ketika para calon pemimpin muda ini berani berorasi secara santun dan rasional, mereka sedang menunjukkan keunggulan yang cerdas, adaptif, dan smart,” ungkap Mafrudah.​

Lebih lanjut, Mafrudah menekankan pentingnya menjaga kesetaraan dan keharmonisan selama proses Pemilos berlangsung.​”Penyampaian gagasan di lapangan terbuka yang bersih dan hijau ini melatih budaya yang sangat demokratis dan anti diskriminasi, di mana setiap calon mendapatkan ruang serta hak yang sama untuk menyampaikan aspirasinya. Berlandaskan nilai agamis dan berkarakter, kami berharap siapapun yang terpilih nantinya mampu merangkul seluruh siswa dan membawa MAN 1 Bantul menjadi madrasah yang makin berprestasi, ramah lingkungan, dan membanggakan,” pungkasnya.​

Melalui ajang penyampaian visi-misi ini, MAN 1 Bantul terus membuktikan komitmennya dalam menempa kepemimpinan siswa yang berwawasan luas, berkarakter unggul, dan siap menjadi teladan bagi sesama. (ska)