Siswa X E6 dan Perwakilan POT X E6 MAN 1 Bantul Ikuti Sosialisasi Pangan Jajan Anak Sekolah

Bantul, 14 Agustus 2026 — Siswa kelas X E6 MAN 1 Bantul turut berpartisipasi dalam kegiatan Sosialisasi Pangan Jajan Anak Sekolah (PJAS) sebagai upaya meningkatkan kesadaran warga madrasah terhadap pentingnya memilih makanan dan jajanan yang sehat. Dalam kegiatan tersebut, kelas X E6 diwakili oleh Bunga Citra Lestari dan Assyfa Nur Farah P., serta turut hadir Agus Santosa selaku Ketua POT kelas X E6.

Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan menghadirkan D. Wahyu Triono, STP dari Puskesmas Bantul II sebagai pembicara tunggal. Materi yang disampaikan berkaitan dengan pentingnya memilih pangan jajanan yang aman, sehat, dan sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Sururin Khoiroh, S.Pd., selaku wali kelas X E6, turut aktif dalam kegiatan tersebut dengan berperan sebagai MC. Dengan suasana yang komunikatif, Sururin memandu jalannya sosialisasi sekaligus memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan pertanyaan maupun pendapat.

Penyampaian materi oleh D. Wahyu Triono, STP berlangsung menarik dan interaktif. Peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan, terbukti dengan banyaknya pertanyaan dan pendapat yang disampaikan. Hal tersebut menjadikan sosialisasi tidak hanya berlangsung satu arah, tetapi menjadi ruang diskusi bersama mengenai kebiasaan memilih makanan yang sehat di lingkungan sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan POT juga turut memberikan tambahan pemahaman mengenai pentingnya kepedulian terhadap kesehatan melalui pemilihan menu makanan yang sehat di lingkungan kantin sekolah. Toni Purwati selaku ketua PJAS mendampingi salah satu wakil POT  juga menyampaikan bahwa keberadaan kantin sekolah perlu menjadi bagian 

dari upaya bersama dalam menciptakan lingkungan madrasah yang mendukung pola hidup sehat.

Sementara itu, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., selaku Kepala MAN 1 Bantul, mengajak seluruh warga madrasah untuk semakin menyadari pentingnya menerapkan pola hidup sehat, salah satunya melalui makanan dan jajanan yang dikonsumsi siswa selama berada di sekolah.

Menurutnya, meskipun siswa telah mendapatkan Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah, kebutuhan pangan siswa selama mengikuti kegiatan belajar mengajar tidak selalu sepenuhnya terpenuhi hanya dari makanan tersebut. Oleh karena itu, siswa tetap perlu memiliki pengetahuan dan kesadaran dalam memilih jajanan tambahan yang aman, sehat, dan bergizi.

“Kita perlu membangun kesadaran bersama bahwa kesehatan sangat dipengaruhi oleh apa yang kita konsumsi. Siswa harus mampu memilih jajanan yang sehat dan tidak hanya memperhatikan rasa atau penampilan makanan,” pesan Mafrudah.

Kegiatan sosialisasi PJAS menjadi momentum penting untuk membekali siswa dengan pengetahuan praktis dalam memilih makanan. Edukasi tersebut diharapkan tidak hanya diterapkan ketika siswa berada di madrasah, tetapi juga menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui sinergi antara madrasah, Puskesmas Bantul II, siswa, guru, dan POT, diharapkan tercipta lingkungan sekolah yang semakin peduli terhadap kesehatan. Mengenali pangan yang sehat, memilih jajanan dengan bijak, dan membangun pola hidup sehat merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan manfaat besar bagi tumbuh kembang dan kesiapan siswa dalam mengikuti pembelajaran.(R2N)