Bantul (MAN 1 Bantul) – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MAN 1 Bantul berlangsung penuh semangat dan keakraban. Bukan sekadar mendengarkan ceramah, keluarga besar MAN 1 Bantul diajak mengenal keteladanan Rasulullah SAW melalui penyampaian yang komunikatif, ringan, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kegiatan berlangsung di Masjid Roudhotul Muttaqin pada Jumat (28/8/2026).
Hadir sebagai penceramah, Penyuluh Agama KUA Sedayu Bantul, Nova Andriyanto, S.Sos. Di hadapan ratusan jamaah, Nova mengemas materi Maulid Nabi dengan gaya yang interaktif. Ceramah diselingi lagu-lagu populer dan berbagai contoh sederhana sehingga suasana masjid tetap hidup dan perhatian murid terjaga sepanjang kegiatan.
Melalui kisah perjalanan hidup Rasulullah SAW, Nova mengajak murid untuk tidak hanya mengenal Nabi Muhammad SAW secara sejarah, tetapi juga mengambil nilai-nilai keteladanan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Nova, kecintaan kepada Rasulullah SAW perlu diwujudkan melalui perilaku nyata. Kejujuran, amanah, kesabaran, kepedulian, serta sikap menghargai orang lain merupakan bagian dari akhlak Rasulullah yang relevan untuk diterapkan oleh generasi muda.
“Maulid Nabi menjadi momentum untuk mengenalkan kembali keteladanan Rasulullah kepada anak-anak. Yang paling penting bukan hanya mengetahui kisah beliau, tetapi bagaimana nilai-nilai tersebut bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti jujur, bertanggung jawab, menghormati orang lain, dan berbuat baik,” jelas Nova.
Penyampaian yang komunikatif membuat suasana kegiatan terasa berbeda. Murid tampak antusias mengikuti materi dan memberikan perhatian ketika Nova mengaitkan kisah Rasulullah dengan berbagai situasi yang dekat dengan kehidupan mereka di sekolah maupun di lingkungan keluarga.
Salah satu murid kelas XII FL 7, Novi Rosita, mengaku menikmati cara penyampaian materi yang dibawakan Nova.
“Menurut saya ceramahnya seru dan tidak membosankan. Ada lagu dan penyampaiannya juga mudah dipahami. Dari kegiatan ini saya jadi lebih ingat bahwa sifat jujur dan baik yang dicontohkan Rasulullah bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, peringatan Maulid Nabi menjadi salah satu ruang pembelajaran karakter yang dapat melengkapi proses pendidikan di madrasah.
“Peringatan Maulid Nabi menjadi kesempatan bagi kita untuk kembali mengenalkan dan menanamkan keteladanan Rasulullah kepada murid. Harapannya, kecintaan kepada Rasulullah tidak berhenti pada peringatan, tetapi tercermin dalam sikap sehari-hari, baik dalam kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, maupun kepedulian kepada sesama,” tutur Mafrudah.
Ia menambahkan bahwa pembentukan karakter membutuhkan pembiasaan yang dilakukan secara konsisten. Karena itu, kegiatan keagamaan di madrasah diharapkan dapat menjadi penguat bagi murid untuk tumbuh sebagai pribadi yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kematangan karakter.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MAN 1 Bantul pun menjadi bagian dari upaya madrasah dalam menguatkan nilai CADAS BERKELAS, yaitu Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi.
Nilai Agamis dan Berkarakter menjadi salah satu bagian yang terus ditumbuhkan melalui kegiatan keagamaan dan pembiasaan positif di madrasah. Keteladanan Rasulullah SAW diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi murid dalam membangun karakter yang baik sekaligus berinteraksi secara positif dengan lingkungan sekitarnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk memohon keberkahan, keselamatan, dan kelancaran dalam seluruh aktivitas pendidikan di MAN 1 Bantul. Semangat Maulid Nabi pun diharapkan tidak berhenti di masjid, tetapi terus terbawa dalam keseharian seluruh warga madrasah. (ad)

