Bantul (MAN 1 Bantul) — Prestasi studi lanjut murid MAN 1 Bantul menunjukkan sebaran yang semakin luas. Selain UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Universitas Negeri Yogyakarta, sejumlah murid berhasil diterima di berbagai perguruan tinggi negeri (PTN), mulai dari Universitas Gadjah Mada (UGM) hingga Politeknik Negeri Media Kreatif.
Dua murid berhasil diterima di UGM melalui jalur mandiri, yakni Uyun Nafi’ah pada Program Studi D4 Pengelolaan Hutan dan Khaththab Abdullah pada S1 Akuakultur.
Capaian lainnya datang dari UPN Veteran Yogyakarta. Faldyas Najma Zubeir diterima melalui SNBP pada Program Studi Agribisnis, sedangkan Muhammad Ferris Gadi Ayyasy dan Atikah Nurun Ni’mah diterima melalui Seleksi Mandiri Skema Bela Negara pada program studi Manajemen dan Ekonomi Pembangunan.
Tiga murid juga berhasil diterima di Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, yakni Diah Alfiani, Aila Rana Meilinda, dan M. Ilham Devan Riyanto. Ketiganya memilih bidang Sanitasi Lingkungan melalui jalur penerimaan yang berbeda.
Sementara itu, Gibran Danny Khaleda Zia dan Naufal Riko Hibatullah diterima di STMM “MMTC” Yogyakarta pada Program Studi D4 Manajemen Teknik Studio Produksi. Adapun Maksum Saifudin Nur Arifin diterima di Politeknik Negeri Media Kreatif pada Program Studi Penerbitan D3.
Satu capaian lainnya datang dari Universitas Jember. Muhammad Chusna Mujtaba diterima pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia melalui jalur Semmaba Prestasi.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa keberagaman perguruan tinggi tujuan tersebut menjadi indikator positif bagi perkembangan potensi murid.
“Setiap perguruan tinggi dan program studi memiliki karakteristik masing-masing. Yang membanggakan adalah murid MAN 1 Bantul mampu menemukan ruang belajar sesuai minat dan potensinya serta berani bersaing melalui berbagai jalur,” ungkap Mafrudah.
Menurutnya, madrasah akan terus memberikan pendampingan agar murid mampu merencanakan masa depan secara matang. Pilihan studi lanjut tidak hanya mempertimbangkan popularitas perguruan tinggi, tetapi juga kesesuaian dengan potensi, minat, dan cita-cita murid.
Capaian ini menjadi bagian dari implementasi CADAS BERKELAS, terutama dalam membentuk murid yang Cerdas, Adaptif, Smart, dan Berkarakter, sekaligus memiliki daya saing untuk melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi.
“Semoga mereka menjadi generasi yang membawa nama baik madrasah dan mampu memberikan kontribusi positif di lingkungan kampus maupun masyarakat,” pungkas Mafrudah. (Mry)

