Bantul (MAN 1 Bantul) — Stand MAN 1 Bantul mendapat kunjungan dari Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta, H. Sidiq Pramono, bersama Katim 3, dalam rangkaian kegiatan Rakernas yang dilaksanakan di Lamongan, Jumat (11/9/2026).
Kunjungan tersebut menjadi momentum bagi MAN 1 Bantul untuk memperkenalkan berbagai program, inovasi, karya, serta potensi unggulan madrasah kepada para peserta Rakernas dan tamu undangan. Kehadiran Kabid Penmad Kanwil Kemenag DIY dan Katim 3 di stand MAN 1 Bantul disambut dengan antusias oleh siswa dan tim madrasah.
Dalam sambutan dan arahannya, H. Sidiq Pramono menyampaikan apresiasi terhadap keikutsertaan MAN 1 Bantul dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keberadaan stand madrasah menjadi sarana yang baik untuk memperkenalkan berbagai potensi dan prestasi yang dimiliki madrasah, sekaligus menjadi ruang bagi siswa untuk belajar berkomunikasi dan menunjukkan kreativitas.
H. Sidiq Pramono juga memberikan apresiasi kepada para siswa MAN 1 Bantul yang terlibat dalam kegiatan. Ia berharap pengalaman mengikuti kegiatan berskala nasional seperti ini dapat menjadi bekal bagi siswa untuk semakin percaya diri, aktif, kreatif, serta mampu mengembangkan potensi yang dimiliki.
“Teruslah berkarya dan berprestasi. Manfaatkan setiap kesempatan untuk belajar, berinteraksi, dan menunjukkan kemampuan terbaik. Prestasi yang diraih siswa merupakan bagian penting dalam mengangkat nama baik madrasah,” demikian pesan yang disampaikan dalam arahannya.
Dalam kesempatan tersebut, H. Sidiq Pramono bersama Katim 3 juga berkesempatan melihat secara langsung berbagai produk dan informasi yang ditampilkan di stand MAN 1 Bantul. Tim madrasah menjelaskan sejumlah program unggulan serta berbagai kegiatan yang menjadi bagian dari pengembangan potensi peserta didik.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan Rakernas di Lamongan, MAN 1 Bantul tidak hanya memperkenalkan potensi madrasah, tetapi juga membuka ruang untuk membangun jejaring, bertukar pengalaman, dan mendapatkan berbagai inspirasi dalam pengembangan pendidikan madrasah ke depan sehingga menjadi madrasah Cadas Berkelas (ning).

