Bantul (MAN 1 Bantul) — Suasana religius mewarnai pagi di MAN 1 Bantul saat murid melaksanakan salat duha berjamaah yang dilanjutkan dengan pembacaan Asmaul Husna, Kamis (17/9/2026). Dalam kegiatan tersebut, Abdul Qodir bertindak sebagai imam sekaligus memandu pembacaan Asmaul Husna setelah pelaksanaan salat duha. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan khidmat sebagai bagian dari pembiasaan keagamaan sebelum murid memulai aktivitas pembelajaran. Kebersamaan dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran untuk mengawali aktivitas dengan ibadah dan doa.
Kepala MAN 1 Bantul, Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa pembiasaan salat duha dan pembacaan Asmaul Husna merupakan bagian dari upaya madrasah dalam membangun budaya religius. “Kegiatan keagamaan yang dilakukan secara rutin diharapkan tidak hanya menjadi sebuah kegiatan formal, tetapi dapat membentuk kebiasaan positif dalam diri murid. Dengan mengawali pagi melalui ibadah dan doa, kami berharap murid memiliki kesiapan hati dan pikiran untuk mengikuti pembelajaran. Peran guru dalam mendampingi dan memberikan contoh juga sangat penting agar nilai-nilai keagamaan dapat tumbuh dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Kegiatan tersebut sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul, “Cadas Berkelas: Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, Anti Diskriminasi”. Pembiasaan salat duha dan Asmaul Husna menjadi salah satu bentuk penguatan nilai agamis dan berkarakter dalam kehidupan madrasah. Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara konsisten, MAN 1 Bantul berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya mendorong kecerdasan akademik, tetapi juga membangun sikap religius, disiplin, santun, dan bertanggung jawab sebagai bekal murid dalam menjalani kehidupan. (mln)

