Padukan Sastra dan Angka, MAN 1 Bantul Laksanakan Pembelajaran Berbasis Numerasi

Padukan Sastra dan Angka, MAN 1 Bantul Laksanakan Pembelajaran Berbasis Numerasi

Bantul (MAN 1 Bantul) – Pembelajaran Bahasa Indonesia di MAN 1 Bantul menghadirkan inovasi melalui integrasi numerasi dalam analisis teks sastra cerpen dan hikayat. Kegiatan pembelajaran ini dibimbing langsung oleh Siti Maryam, S.Pd., bagi siswa fase E kelas X. Integrasi numerasi diterapkan untuk melatih kemampuan analitis siswa dalam menyajikan data dari sebuah teks sastra.

Dalam sesi pembelajaran, siswa melakukan numerasi sederhana dengan menghitung frekuensi kemunculan nilai-nilai kehidupan atau persentase kutipan yang menunjukkan nilai moral, sosial, dan budaya dalam teks. Hasil pengolahan data tersebut kemudian disajikan secara sistematis dalam bentuk tabel, diagram, atau diagram Venn.

Siti Maryam menjelaskan bahwa penggabungan aspek literasi dan numerasi memberikan pengalaman belajar yang lebih komprehensif bagi peserta didik.

“Pendekatan numerasi dalam analisis teks membantu siswa melatih ketepatan berpikir logis, mengolah data kualitatif dari cerita menjadi bentuk kuantitatif sederhana, serta memperkuat penalaran kritis mereka,” terang Maryam.

Kepala MAN 1 Bantul, Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menilai positif kolaborasi kecakapan dasar tersebut dalam kurikulum madrasah.

“Pembelajaran yang mengintegrasikan literasi dan numerasi sejalan dengan semangat MAN 1 Bantul Cadas Berkelas untuk membekali siswa dengan kompetensi holistik di era modern,” ungkap Mafrudah.

Peserta didik mengaku mendapat tantangan baru yang menyenangkan karena dapat menganalisis teks sastra menggunakan metode penghitungan dan penyajian data yang terstruktur.

(mry)