Tanamkan Nilai Luhur, MAN 1 Bantul Integrasikan Pembelajaran Berbasis Karakter pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia

Bantul (MAN 1 Bantul) – MAN 1 Bantul terus memperkuat pembentukan kepribadian peserta didik melalui integrasi pembelajaran berbasis karakter dalam modul ajar Bahasa Indonesia. Kegiatan pembelajaran yang diampu oleh Siti Maryam, S.Pd., ini secara konsisten menyisipkan penanaman nilai moral dan etika luhur. Proses penanaman karakter ini diintegrasikan langsung saat siswa menganalisis pesan pengarang dalam teks cerpen dan hikayat.

Penerapan karakter diselaraskan dengan Tujuh Karakter Siswa MAN 1 Bantul, meliputi religius, jujur, disiplin, tanggung jawab, menghormati, bersih, dan berbudaya Jawa. Siswa diajak merefleksikan nilai-nilai positif seperti keberanian, gotong royong, serta tanggung jawab sosial yang terkandung dalam cerita untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-akademik maupun sosial.

Siti Maryam menegaskan bahwa pembelajaran sastra harus mampu menyentuh aspek afektif dan pembentukan moral siswa.

“Kami tidak hanya mengejar aspek kognitif pemahaman teks, tetapi juga memastikan nilai-nilai kebajikan yang dipelajari dari hikayat dan cerpen dapat meresap ke dalam perilaku keseharian siswa,” ujar Maryam.

Kepala MAN 1 Bantul, Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., mengapresiasi langkah penguatan karakter yang konsisten dijalankan di ruang kelas.

“Penguatan karakter religius, jujur, dan bertanggung jawab adalah fondasi utama MAN 1 Bantul Cadas Berkelas guna melahirkan generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga berakhlak mulia,” puji Mafrudah.

Para siswa menyambut baik pendekatan ini karena membantu mereka memahami keteladanan tokoh cerita yang relevan dengan kehidupan nyata.

(mry)