Bantul (MAN 1 Bantul)– Suasana hening dan penuh konsentrasi menyelimuti arena Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) tingkat Kabupaten Bantul, rabu(30/9/2026). Seorang siswa terbaik MAN 1 Bantul tampil serius di atas papan catur, mewakili madrasahnya dalam cabang lomba Catur Putra yang mempertemukan pecatur terbaik dari berbagai Madrasah Aliyah se-Kabupaten Bantul.
Sejak babak pertama dimulai, atmosfer pertandingan terasa menegangkan. Setiap langkah bidak diperhitungkan dengan matang, setiap detik yang berjalan di jam catur menjadi penentu. Siswa MAN 1 Bantul tersebut tampak tenang, meskipun lawan yang dihadapi tak kalah tangguh. Ia menyusun strategi, membaca pergerakan lawan, dan sesekali mencatat notasi langkah di lembar skor. PKM tahun ini menjadi ajang bergengsi bagi para siswa madrasah untuk menyalurkan bakat dan minat di bidang olahraga dan seni, termasuk catur yang selalu menjadi cabang favorit dengan persaingan ketat.

Salah satu guru pendamping yang mendampingi langsung di lokasi menyampaikan bahwa persiapan telah dilakukan secara maksimal. “Anak-anak sudah berlatih intensif selama beberapa pekan terakhir, termasuk seleksi internal untuk memilih yang terbaik. Hari ini tinggal bagaimana mereka bisa fokus dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya,” ujarnya.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., saat dikonfirmasi usai mendampingi kontingen menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada siswa yang berlaga. Menurutnya, keikutsertaan dalam PKM bukan semata tentang menang atau kalah, melainkan tentang keberanian untuk berkompetisi dan mengasah diri.
“Saya sangat bangga melihat semangat anak-anak kita yang berani tampil mewakili madrasah di ajang PKM ini. Catur bukan sekadar permainan, tetapi olahraga yang melatih strategi, kesabaran, ketenangan, dan pengendalian diri. Siapa pun yang menang hari ini, kalian semua adalah juara karena telah berani menunjukkan kemampuan terbaik di hadapan para pecatur dari madrasah lain. Saya berpesan, jaga sportivitas, hormati lawan, dan teruslah belajar dari setiap pertandingan. Inilah momen untuk membuktikan bahwa siswa MAN 1 Bantul tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga tangguh di bidang non-akademik. Semoga hasil terbaik menyertai perjuangan kalian, ” ujar Mafrudah penuh semangat.
Mafrudah juga menekankan bahwa kegiatan ini sejalan dengan tagline madrasah, CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). “Melalui ajang seperti PKM, kami berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan potensi siswa di segala bidang. Prestasi non-akademik sama pentingnya dengan prestasi akademik dalam membentuk generasi madrasah yang unggul dan berkarakter,” tambahnya.
Pertandingan catur putra PKM Kabupaten Bantul berlangsung dengan sistem yang terukur dan penuh sportivitas. Siswa MAN 1 Bantul yang berlaga dijadwalkan akan terus berjuang melewati setiap babak hingga partai final, dengan harapan dapat mengharumkan nama madrasah di tingkat kabupaten dan melaju ke jenjang provinsi.(Fa_Ro)

