Tim Nasyid MAN 1 Bantul Raih Juara Harapan 2 PKM Bantul 2026, Perkuat Prestasi Seni Islami

BANTUL — Kreativitas dan seni Islami turut mewarnai capaian MAN 1 Bantul dalam Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) Tingkat Kabupaten Bantul Tahun 2026. Tim Nasyid MAN 1 Bantul berhasil meraih Juara 5 atau Harapan II dalam kompetisi yang diselenggarakan di MAN 2 Bantul pada 29–30 Oktober 2026.

Berdasarkan rekapitulasi hasil PKM, anggota tim yang tercantum adalah Frea Syifa Mazaya dari kelas XII FL2, Aisyah Rohadatul A’isy dari kelas XII FL1, Nabila Farah Az Zahra dari kelas XI FD5, serta Kayla Afryl Qistina dari kelas X E5.

Nasyid merupakan salah satu bentuk ekspresi seni yang memadukan kemampuan vokal, penghayatan, kekompakan, dan penyampaian pesan melalui lantunan lagu. Dalam kompetisi, setiap anggota tim perlu membangun keselarasan suara, menjaga tempo, memahami karakter lagu, serta bekerja sama agar penampilan dapat tersampaikan dengan baik kepada pendengar.

Raihan Harapan II menjadi pencapaian yang patut dibanggakan. Keikutsertaan dalam kompetisi ini memberikan pengalaman bagi para murid untuk mengembangkan kemampuan seni sekaligus membangun kepercayaan diri. Proses latihan juga mengajarkan pentingnya disiplin, pembagian peran, komunikasi, dan tanggung jawab terhadap hasil kerja bersama.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas partisipasi dan prestasi tim Nasyid. Ia berharap murid terus mengembangkan kreativitas melalui kegiatan seni yang positif dan sarat nilai-nilai kebaikan.

“Kami mengapresiasi prestasi tim Nasyid MAN 1 Bantul. Seni merupakan salah satu sarana bagi murid untuk mengembangkan kreativitas, membangun kepercayaan diri, dan menyampaikan pesan-pesan positif. Semoga pengalaman ini menjadi motivasi untuk terus berkarya, meningkatkan kualitas penampilan, serta menjaga semangat kebersamaan dalam meraih prestasi,”

Prestasi dalam bidang seni menunjukkan bahwa pendidikan madrasah memberikan ruang bagi pengembangan kemampuan yang beragam. Murid perlu mendapatkan kesempatan untuk mengenali potensi diri, mengembangkan kreativitas, dan belajar menghargai karya orang lain. Seni juga dapat menjadi sarana untuk membangun karakter melalui proses latihan, kolaborasi, dan evaluasi.

Bagi MAN 1 Bantul, capaian ini menjadi bagian dari upaya menumbuhkan lingkungan pendidikan yang mendukung prestasi akademik sekaligus nonakademik. Pengembangan seni Islami diharapkan dapat memperkaya pengalaman belajar murid dan mendorong tumbuhnya kreativitas yang tetap berlandaskan nilai-nilai positif.

MAN 1 Bantul berharap tim Nasyid terus meningkatkan kemampuan vokal, kekompakan, dan kualitas penampilan. Semoga prestasi ini menjadi pijakan untuk meraih pencapaian yang lebih tinggi sekaligus menginspirasi murid lain untuk berani berkarya dan berkompetisi secara sehat. (zm)