MAN 1 Bantul Semarakkan Hari Santri dan Bulan Bahasa 2026 dengan Spiritualitas, Ekoteologi, Seni dan Literasi

BANTUL – MAN 1 Bantul menyelenggarakan rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) dan Bulan Bahasa 2026 pada 22–23 Oktober 2026. Beragam kegiatan digelar untuk menanamkan nilai keislaman, menghormati perjuangan ulama, meningkatkan kepedulian lingkungan, serta mengembangkan kreativitas dan literasi murid.

Pada Kamis (22/10/2026), kegiatan diisi dengan Upacara Hari Santri Nasional, muqaddaman dan khotmil Qur’an, Ro’an Ekoteologi, serta ziarah muassis atau pendiri madrasah. Ziarah yang diikuti guru dan pegawai MAN 1 Bantul dilaksanakan di empat lokasi, yakni makam KH. Mabarun di Pajangan, KH. Dalhar Sahroni di Guwosari, KH. Chamdani di Ngrukem, dan KH. Bajuri di Bejen.

Ro’an Ekoteologi menjadi wujud perpaduan tradisi gotong royong pesantren dengan kepedulian terhadap lingkungan. Sementara itu, muqaddaman dan khotmil Qur’an memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an, sedangkan ziarah menjadi momentum mengenang jasa para pendahulu madrasah.

Pada Jumat (23/10/2026), kemeriahan berlanjut melalui Santri LiterArt, perpaduan lomba seni Islami dan literasi dengan total 19 cabang lomba. Sembilan lomba seni Islami meliputi Hifdzil Qur’an, Tilawatil Qur’an, Murottal Al-Qur’an, Syarhil Qur’an, Adzan, Kaligrafi, Nasyid, Cerdas Cermat Agama, dan Reels Video.

Adapun sepuluh lomba literasi meliputi Menulis Puisi, Menulis Cerpen, Poster Digital, Film Pendek, Baca Puisi, Monolog, Pidato Bahasa Indonesia, Khitobah, Speech Contest, dan Sesorah. Para murid mengikuti perlombaan dengan penuh semangat dan antusias untuk menampilkan kemampuan terbaiknya.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan ini menjadi sarana pembentukan karakter murid secara menyeluruh.

“Peringatan Hari Santri dan Bulan Bahasa menjadi momentum untuk menanamkan nilai keagamaan, nasionalisme, kepedulian lingkungan, serta kreativitas. Kami berharap murid MAN 1 Bantul tumbuh menjadi generasi berakhlak mulia, berprestasi, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ketua Panitia Peringatan HSN 2026 MAN 1 Bantul, Sholahuddin Zamzambela, S.Ag., menambahkan bahwa semangat santri perlu diwujudkan melalui ibadah, kepedulian terhadap lingkungan, penghormatan kepada ulama, dan keberanian berkarya.

“Melalui rangkaian kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan karakter santri yang religius, peduli, kreatif, dan siap menghadapi tantangan zaman,” tuturnya.

Rangkaian peringatan HSN dan Bulan Bahasa 2026 ini menegaskan komitmen MAN 1 Bantul dalam membangun generasi yang beriman, berilmu, berkarakter, serta peduli terhadap lingkungan dan budaya. Semangat tersebut sejalan dengan tagline madrasah, CADAS BERKELAS: Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi.(zm)